berhubung kemaren ada pertanyaan tentang susu dari beberapa temen,…. akhirnya mamabumi kirim imel ke ULTRAJAYA,…. lamaaaa.. banget ga di-reply2… *kirain gemanaaa.. getooh….* tau2 siang ini dapet imel dari mba sinta,.. customer service- Publlic Affair Department…
Pertanyaan yang diajukan ada 3:
1. terangkan cara pembuatan dari mulai awal produksi sampai pemasaran
2. kalo bisa di kasih reaksi pembusukan atau proses nya.
3. ada satu komentar bahwa susu yang paling segar adalah susu dari KBPS Pangalengan. nah kira2 asal susu murni yang ultra pakai di-supply dari mana yaaa?..
nah… terutama untuk mba siska, pak iqbal dan pak kresno,.. ini tanggapan dari pihak ULTRAJAYA-nya looo…
*sssttt… asli,.. mamabumi ga ada hubungan apa2 sama ULTRA,.. boro2 punya saham,..kenal ajah engga….. hehehe…. cuman jadi customer ajah lah yaaaw…. hehehe.. kalo persediaan susu abis,.. tinggal sms or telepon distributornya deh.. ntar langsung diantar (dengan catatan bukan hari sabtu/minggu/libur….*
********
Menanggapi pertanyaan dari Ibu maka dengan ini kami akan menjelaskan mengenai:
I) Proses Produksi Susu Ultra:
- Susu sapi segar yang berkualitas tinggi yg diperah dari sapi yg sehatdiambil dari koperasi peternakan yang ada di Lembang dan Pengalengankemudian langsung didinginkan dengan suhu 4C (agar bakteri tidak cepat berkembang biak)
- Kemudian Susu segar tersebut dikirim ke PT. Ultrajaya dengan menggunakan
truk tangki khusus, setelah sampai lalu diambil sample untuk diuji mutulengkap baik secara fisik, kimia maupun mikrobiologis. Setelah dinyatakansesuai dengan standar PT. Ultrajaya lalu susu dimasukkan ke dalam clarifier (tangki penyaring) untuk menyaring kotoran dan bau-bauan (bau amis susu)
- Setelah itu susu dan bahan campuran lainnya (Mis: untuk membuat susu Coklat diperlukan gula & bubuk coklat) dimasukkan kedalam tangki pencampuran kemudian dicampur/diolah sampai +/-10menit. Lalu dimasukkan kedalam tangki Homogenizer untuk dihomogenisasi agar semua bahan baku dan bahan campuran lainnya lebih homogen/menyatu, teksturnya lebih halus dan rasanya lebih merata. Kemudian di lakukan uji standarisasi.
- Setelah itu dilakukan proses terpenting yaitu sterilisasi UHT (Ulta High Temperature) dimana susu dipanaskan dengan suhu 140C selama 4 detik. Suhu tinggi tersebut terbukti dapat mematikan semua mikroorganisme (bakteri) penyebab kerusakan, dan waktu pemasan yang sangat singkat dapat membuat kualitas kandungan nutrisi pada susu segarnya tetap terjaga. Setelah disterilisasi susu didinginkan sampai mencapai suhu ruang.
- Baru kemudian susu dimasukkan ke dalam kotak kemasan aseptik (bebas bakteri)yg terdiri dari 6 lapisan. Bahan penyusun kemasan terdiri dari plastik polyethylene, kertas dan alumunium foil, yang mampu melindungi produk didalamnya dari udara luar, cahaya, lembab, aroma luar dan mikroorganisme. Pengemasan dilakukan dengan mesin yang serba otomatis, tertutup dan didalam ruangan yg steril.
- Setiap kemasan kemudian melewati alat sensor otomatis pencetak kode produksi dan tanggal kadaluarsa. Baru kemudian dipasang sedotan ataupun tutup plastik. Dan Dikemas ke dalam karton box dengan menggunakan mesin otomatis dan disusun diatas papan-papan palet secara robotik dengan robot paletizer.
- Kemudian produk dikirim ke Gudang penyimpanan untuk disimpan selama 8 hari sambil menunggu hasil uji mutu lengkap terhadap sampel diambil secara acak pada saat produksi yaitu 10 pack setiap 10 menit. Apabila telah dinyatakan lolos uji mutu lengkap maka produk baru boleh dipasarkan.
- Keseluruhan proses selalu dilakukan uji mutu lengkap mulai dari bahan baku, selama proses produksi dan sampai ke Produk jadi.
-Produk Ultrajaya selain dijual untuk pasaran lokal juga diekspor sampai ke Amerika, Belanda, Arab, Filipina, Afrika, Korea, dll.
- Pemasarannya diakukan dengan dua (2) cara:
a. Direct Selling : melalui Modern Trade (seperti Hero, Carrefour, dll),Institusi, Traditional Trade
b. Indirect Selling : melalui Distributor yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Untuk Distribusi kita memiliki 6 Kantor cabang/perwakilan pemasaran yg terletak di Wilayah Pulau Jawa dan 3 Depo. 65 Distributor, 2500 grosirtersebar dikota-kota besar di Indonesia dan 25.000 toko retail
II) Reaksi Pembusukan:
Pada umumnya kerusakan susu diakbatkan oleh aktivitas Mikroorganisme dimanamikroorganisme dapat merombak senyawa di dalam susu, contohnya: Bakteri Asam Laktat yang merombak Laktosa di dalam susu menjadi asam laktat sehingga terjadi perubahan rasa dari susu segar menjadi masam/basi.
Sementara proses susu menjadi basi adalah bertahap dan biasanya ciri-ciri dari susu basi dapat diketahui dari: aromanya yg saat dicium mengeluarkan bau tidak sedap, rasanya asam/kecut/pahit, warnanya berubah kekuningan atau keruh, teksturnya sendiri ada yg menggumpal atau ada juga yg mengalami separasi.
III) Memang benar susu yang paling segar adalah bukan susu Olahan, karena asumsinya adalah masih fresh. Perlu kami jelaskan disini bahwa komposisi susu Ultra terbuat dari susu sapi segar yang tidak berbeda dengan susu KPBS karena memang bahan baku susu Ultra sendiri berasal dari susu sapi murni yang dipasok dari KPBS Pengalengan dan KPBU Lembang.
Keunggulan dari susu Ultra adalah karena telah melewati proses sterilisasi UHT dimana setelah melewati proses ini semua bakteri yang ada dalam susu sudah dimatikan sehingga walaupun tanpa menggunakan bahan pengawet susu dapat awet selama 10 bulan(selama kemasan masih tertutup/tidak bocor) tanpa perlu dimasukkan kedalam kulkas cukup disuhu ruang dan kandungan gizi yang terdapat didalamnya relatif tidak berubah. Sementara untuk susu KPBS yang biasanya kita temukan dalam bentuk susu bantal merupakan susu segar yang sudah di pasteurisasi yang mana proses ini hanya mematikan bakteri patogen (bakteri perusak) tetapi bakteri yang lain tidak mati sehingga susu ini harus tetap dimasukkan kulkas (tetap dingin) untuk mencegah perkembangbiakkan bakteri yg lain.
Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat bagi Ibu dan rekan-rekan.Kami harap informasi ini dapat memberikan pencerahan yang baru dan tambahan pengetahuan bagi Ibu dan rekan-rekan. Jika masih ada pertanyaan ataupun masukan yang bermanfaat bagi PT. Ultrajaya mohon jangan sungkan untuk menghubungi kami kembali. Terimakasih.
Hormat Kami,
Sinta Dwipuspita (Customer Serv.Officer-Public Affairs Dept.)