ini salah satu oleh2 dari seminar yang diadakan YOP, sabtu 3 Mei 2008 di FKUI.
Target Peserta adalah kalangan medis Civitas Akademika FKUI.
Mayoritas peserta adalah dokter muda (PPDS or yang sedang KO-Ass).
PEMBICARA:
1. Praktik Peresepan yang Baik (Prof. DR. dr. Rianto Setiabudi, Sp.FK)
2. Testimoni Pekerja Kesehatan tentang Pengalaman Memberikan Pengobatan dalam Praktek Sehari-hari (dr Farian & dr Fabian)
3. Konsep Pengobatan yang Rasional( dr. Purnamawati S. Pujiarto, Sp.A (K), MMPed)
4. Testimoni Konsumen Kesehatan tentang Praktek Pengobatan yang Dialami Sehari-hari (Gendi, Ade Novita, Pak Handadi)
5. Puyer dari Perspektif Farmasi (Dra. Ida Z. Hafiz, Apt. Msi)
6. Praktik Pengobatan di Negara Lain (Dr. Moh Shahjahan (WHO))
SESI DISKUSI: “Masih Rasionalkah Penggunaan Puyer?”
Moderator: : DR. Dra. Delina Hasan, Apt, M.Kes
Panelis:
- Farmakologi FKUI : Prof. DR. dr. Rianto Setiabudi, Sp.FK
- Farmasi FKUI : Dra. Ida Z. Hafiz, Apt. Msi
- Farmasi FMIPA-UI : Prof. dr. Effionora Anwar, M.S., Apt.
- Yayasan Orang Tua Peduli : dr. Purnamawati, Sp.A (K) MMPed
- Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia : Ibu Huzna Zahir
- IDI wilayah DKI Jakarta : dr. Eddi Junaidi, Sp.OG (Salah satu "Sambutan" diberikan oleh Ketua IDI wilayah DKI Jakarta (dr. Prijo Sidipratomo, Sp.Rad (K)), sayang pas sesi diskusi, blio ada acara lain sehingga digantikan oleh dr Eddi)
- Majelis Kehormatan Etik Kedokteran : Prof. dr. Mardiono Marsetio, Sp.M (K)
- Direktur Pengobatan Obat Rasional Direktur Jendral Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan Departemen Kesehatan : Dra. Nani Sukasediati, MS.
Menurut saya dan beberapa teman yang ikut,.. yang konsisten menyuarakan Rational Use of Drugs/Medicines adalah:
1. Prof Rianto.
2. dr Purnamawati
3. Moh Sjahjahan (dari Bangladesh ni... sharing kalo disana GA ADA PUYER, bangladesh gituh looh!..)
yang lainnya masih berada di area abu-abu...
HOT GOSSIP:
Salah satu Konsulen Spesialis Anak, datang pada seminar ini... *surprise.. karena hanya blio yang satu-satunya datang diantara Konsulen lainnya yang diundang*,.. cuman blio memilih meninggalkan ruangan pada break 1. setelah ada testi dari seorang dokter muda tentang pengalaman prakteknya, diantaranya:
1. dokter muda tersebut dianggap "blagu" sama teman sejawatnya hanya karena memberikan beberapa referensi artikel.
2. doktermuda tersebut menjelaskan bahwa kadang2 resep yang diberikan adalah "warisan".
3. dokter muda tersebut bilang kadang2 mereka meresepkan obat dulu,.. baru cari diagnosanya.
4. dll dll..
mmhh.. masih banyak PR buat kita..
2 artikel resmi dari PR YOP akan segera diposting disini yaa...
Recent Comments
kangen sukangen
mbak yuli hebat bener...
meneba