Tuesday, October 9, 2007

Surat Cinta buat RSPI

 walopun dibeberapa milis ibu2 sering dibicarain mengenai asi eksklusif, inisiasi menyusui dini alias Early Latch On,.. rooming in.. tapi pada prakteknya.. banyak yang sharing tentang RS/DSOG/DSA yang katanya kurang mendukung…

berhubung,.. bulan maret kemaren.. “ngalamin” sendiri.. dan based on nara’s story pas lahiran kemaren,.. mmhhh.. ga ada salahnya memulai “gerakan” speak up!…

bukannya mau nge-judge atau menjelek2an.. tapi ini kenyataan kok… dan pengennya ke depan-depannya.. para manajemen RS semakin “terbuka”.. bahwa diluar sana.. para konsumen sudah mulai “terbuka” matanya…

mudah2an bisa menjadi awal yang baik.. amin…

*surat ini sudah di-fax pada tanggal 28 september 2007 pagi,.. dan dikirimkan langsung ke sana pada sore harinya,.. mmhh.. ditunggu sampe 2 minggu,.. setelah itu…. next step akan dijalankan!….*

 

 

Jakarta, 27 September 2007

Kepada Yth.

Dr. Hermansyur - Pimpinan Rumah Sakit Pondok Indah

Dr. Wijaya - Komite Medik Rumah Sakit Pondok Indah

Jl. Metro Duta Kav. UE,

Jakarta Selatan

Telp: 021-7657525. ext. 1300

Fax: 021-7502324

Perihal:  Surat Terbuka Kepada RSPI Mengenai Penanganan Newborn

Selamat Pagi,

Perkenalkan, nama saya Pudji Yulianti Sukri (Yuli Sukri) salah satu konsumen kesehatan yang berobat di  Rumah Sakit Pondok Indah (“RSPI”) sejak tahun 2003, ingin menyatakan kekurangpuasan kepada RSPI yang mempunyai visi menjadikan RSPI sebagai Pusat pelayanan kesehatan terbaik di Indonesia yang bertaraf internasional.

Bahwa RSPI belum memiliki prosedur standar (sesuai dengan guidelines yang berlaku) untuk penanganan bayi yang baru lahir (Newborn).

Hal tersebut didasarkan pada hasil pengamatan pada waktu proses kelahiran anak kedua (bulan Maret 2007), proses kelahiran keponakan (bulan September 2007), dan pengalaman beberapa ibu yang diungkapkan di beberapa milis ibu dan anak (terlampir).

Dalam beberapa literatur yang pernah kami dapatkan:  

  • 1. Newborn HARUS mendapat kesempatan untuk melakukan Inisiasi Menyusu Dini (“IMD”)/Early Latch On (“ELO“).
  • 2. Newborn dapat bertahan tanpa diberi cairan apapun selama 2×24 jam (tidak perlu diberikan susu formula/glukosa/air putih/dll).
  • 3. Newborn harus mendapatkan imunisasi Hepatitis B < 12 jam sejak lahir (untuk seluruh bayi, sesuai dengan rekomendasi IDAI).
  • 4. Harus dilakukan rooming-in untuk ibu dan newborn untuk mempercepat proses keluarnya ASI.
  • 5. Apabila bayi terdeteksi kuning > 24 jam, merupakan kuning fisiologis dan tidak membahayakan.

Fakta yang kami dapatkan dalam penanganan newborn di RSPI:

  • 1. Tidak semua DSA memberikan imunisasi Hepatitis B < 12 jam sejak lahir.
  • 2. Para bayi masih mendapat susu formula, apabila sang ibu tidak meminta kepada suster kamar bayi bahwa anaknya FULL ASI.
  • 3. Terdapat beberapa DSA yang menyarankan untuk memberikan susu formula untuk bayi yang mengalami kuning fisiologis.
  • 4. Perawatan rooming-in (rawat gabung antara ibu dan newborn) hanya diberikan kepada pasien VIP ke atas.
  • 5. Terdapat overmedication terhadap bayi yang mengalami kuning fisiologis.

Selanjutnya, saya mendapat kesempatan untuk hadir pada Acara Puncak Peringatan Pekan ASI Sedunia tahun 2007 yang diadakan pada tanggal 27 Agustus 2007 di Istana Negara, dimana dilakukan sosialisasi Inisiasi Menyusu Dini yang dihadiri diantaranya oleh:

1.Ibu Negara, Ibu Ani Yudhoyono.

2. Menteri Pemberdayaan Perempuan, Ibu Mutia Hatta

3. Menteri Kesehatan, Ibu Siti Fadillah Soepari

4. Beberapa LSM  Perduli ASI, seperti CARE, YOP, AIMI, dll

5. Perwakilan Unicef di Indonesia, Dr.Gianfranco Rotigliano

6. Perwakilan dari Kelompok Profesi, diantaranya:

a. Ibu Harni Kusno Ketua Ikatan Bidan Indonesia

b. Dr. Badriul Hegar, Ketua IDAI Jaya

c. Dr. M. Natsir Nugroho, Ketua Persi, dlll.

7. Undangan

8. Lain-lain

Dalam kesempatan tersebut terdapat beberapa dialog, diantaranya dialog dengan wakil profesi, diantaranya adalah Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI).

PERSI sudah menetapkan bahwa:

  • - IMD adalah suatu keharusan untuk memperoleh akreditasi rumah sakit sayang ibu dan bayi
  • - melarang susu formula beriklan dan mendekati dr kandungan dan dr anak.
  • - majelis kode etik akan memantau dan melaporkan bila ada rs pelanggaran yang terjadi di lapangan.

Kemudian Dr. M. Natsir Nugroho memberikan alamat dan nomor HP (0811-107321), pada saat Ibu Negara bertanya ” harus lapor kemana  apabila ibu ibu disini melihat ada pelanggaran dari produsen susu formula?”

Saya sebagai salah satu konsumen kesehatan yang berobat di RSPI, menyayangkan apabila RSPI sebagai salah satu RS terbaik di Indonesia tidak menjalankan prosedur penanganan newborn sesuai dengan guideline yang berlaku.

Saya yakin, apabila RSPI telah menjalankan prosedur penanganan newborn sesuai dengan guideline yang berlaku, maka tidak akan terjadi kasus MALPRAKTEK di RSPI.

Berikut, saya lampirkan sharing dari orangtua yang memiliki pengalaman melahirkan di RSPI.

Salam,

Yuli Sukri

Yayasan Orang Tua Peduli (YOP)

http://www.sehatgroup.web.id/

0812 *****

Lampiran:

  • Beberapa Testimonial mengenai RSPI di beberapa mailing list.

Tembusan:

Posted by mamabumi in 02:55:57 | Permalink | Comments (1) »

Friday, September 14, 2007

Puasa vs Asi

ALhamdulillah.. ketemu bulan Ramadhan lagi,… taun kemaren.. mamabumi puasanya bolong-bolong… secara pas hamil,.. awalnya puasa selang seling,.. trus.. hehehe.. ga kuat.. rada kontraksi.. jadi ga puasa deh.

Kiera sekarang dah 5.5 bulan,… stok asi di freezer masih cukup,.. hari pertama kemarin.. alhamdulillah.. bisa puasa sampai magrib sambil tetep mompa 3 kali = 480 ml.. sampe dirumah ade kiera dah tidur.. trus.. pompa sebentar dapat 30 cc… minum susu dulu..*ternyata syedap bo’ minum susu uht non fat dingin*.. terus tidur deh..

jam 3-an bangun,.. pompa dulu..alhamdulillah dapet 120 ml.. eee… kiera bangun.. nenen sebentar trus sahur.

tadi pagi.. jam 8.00-an pompa… alhamdulillah dapet 160 ml… siang ini yang rada berkurang…”cuman 95 ml*…..mmmhhh.. ntar sore tetep ajah-lah di pompa.

rencananya kalo sabtu minggu,.. karena kiera langsung minum susu dari kendinya… kayaknya sih ga puasa dulu deh.

tentang ibu hamil & menyusui ini, ada 1 artikel yang menarik deh…

Dirangkum dari tulisan Luluk L Soraya dan dan Pak Ghozan

Dalam Islam, Allah SWT telah mengatur sedemikian rupa hingga hal kecil.Termasuk mengenai puasa bagi ibu menyusui.

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW mengatakan: “Sesungguhnya Allah melepaskan dari seorang musafir kewajiban puasa dan ’setengahnya’ shalat, dan melepaskan dari ibu hamil dan ibu menyusui kewajiban puasa.” [HR. Ahmad, Abu Dawud,Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah, dan Baihaqi].

Tapi semuanya tergantung kesiapan mental dan fisik dari sang Ibu. Produksi ASI dipengaruhi psikiolgis ibunya, jika iya yakin akan produksi ASI-nya Insya Allah semuanya akan lancar-lancar saja

Sebetulnya puasa bukan merupakan hambatan bagi seorang utk menyusui, saya coba copy dan selamat membaca

===========================

1 ) Sumber : http://www.ummigroup.co.id/?pilih=lihat&id=363

<http://www.ummigroup.co.id/?pilih=lihat&id=363>

Tentu saja semuanya bergantung pada kondisi kesehatan tiap ibu. Tetapi secara umum, asal keadaan ibu sehat, berpuasa dan menyusui dapat dilakukan, relatif tanpa kesulitan.

Beberapa prinsip:

1.Setelah 6 bulan, ASI masih menjadi makanan utama, dengan makanan pendamping lain. Karenanya, lebih mudah bagi ibu untuk tetap berpuasa pada periode ini.

2.Saat puasa, yang biasa terjadi adalah pola menyusui yang berubah. Biasanya pasokan ASI akan berkurang pada siang hari, tetapi sangat melimpah pada malam hari. Dengan beberapa langkah, Insya Allah pasokan ASI secara total akanterpelihara.

Beberapa tips :

1.Saat makan sahur, usahakan banyak minum, terutama minuman hangat.

2.Usahakan menyusui setelah sahur selama mungkin hingga saat berangkat ke kantor

3.Di kantor, usahakan memerah ASI dengan frekuensi seperti saat tidak berpuasa. Di rumah, mintalah pengasuh bayi untuk memberi ASI simpanan seperti biasa plus makanan pendamping lain.

4.Satu jam menjelang pulang, usahakan agar bayi sudah tidak diberi makanan/minuman apapun.

5.Saat ta”jil, usahakan minum minuman hangat agar merangsang kelancaran ASI.

6.Setelah berbuka, segerakan menyusui bayi.

7. Sebelum tidur, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat.

=====================

2) Sumber: http://news.indosiar.com/news_read.htm?id=45493

<http://news.indosiar.com/news_read.htm?id=45493>

Berpuasa Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

indosiar.com -

Pada bulan ramadhan, setiap umat muslim diwajibkan untukberpuasa. Namun tidak semua umat muslim mampu menjalankan ibadah tersebut.Misalkan saja orang tua yang sudah sepuh, anak balita, orang sakit, dan tak terkecuali bagi ibu hamil yang kehamilannya bermasalah serta ibu menyusui.

Wanita yang sedang hamil atau menyusui tetap harus berpuasa di bulan Ramadhan, sama dengan wanita wanita yang lain, selagi ia mampu untuk melakukannya. Seorang wanita hamil tidak diperbolehkan berpuasa jika kehamilannya bermasalah.Memaksakan berpuasa hanya akan mengganggu perkembangan janin.Kegiatan berpuasa hanya mengubah jadwal makan. Sementara, asupan makanan yang dikonsumsi ibu hamil dan menyusui selama berpuasa tetap dibuat sama dengan saat tidak berpuasa, yaitu gizi seimbang dengan komposisi 50 % karbohidrat, 30 %protein, dan 10-20 % lemak.

Bagi ibu hamil yang ingin berpuasa disarankan untuk memperhatikan gejala berkurangnya kadar gula dalam darah (hipoglikemia). Gejala ini ditandai dengan pusing, gemetar, mual, dan demam. Dan yang dianjurkan bisa berpuasa adalah ibu yang masa kehamilan sudah cukup tua dan kuat yaitu sekitar usia kehamilan 5 bulan keatas.

Sedangkan bagi ibu menyusui, yang disarankan berpuasa adalah ibu menyusui dengan usia bayi 6 bulan keatas. Sementara bagi ibu yang menyusui ASI ekslusif bisa tidak berpuasa karena harus menyusui tiap dua jam sekali dan si bayi belum

memperoleh makanan pendamping ASI. Yang perlu diingat : saat ibu menyusuiberpuasa, pola menyusui akan berubah. Pasokan ASI akan berkurang pada siang hari namun melimpah pada malam hari.

Sedangkan bagi ibu hamil, penting diingat bahwa selama hamil, pasokan kalori sangat diperlukan dalam nutrisi untuk perkembangan dan pertumbuhan janin.

Yang jelas, harus lebih memperhatikan makanan yang dimakan saat sahur dan berbuka.

Bagi ibu hamil dan menyusui, sangat tidak diperbolehkan untuk meninggalkan makan sahur. Makan sahur dapat memberikan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas seharian. Konsumsi gizi seimbang pada saat sahur akan membantu ibu menyusui menghasilkan sari makanan bergizi untuk si kecil.

Merasa lemas saat berpuasa itu hal yang lumrah. Apalagi jika si ibu baru saja menyususi. Cobalah untuk beristirahatlah sejenak, entah itu dengan cara tidur atau sekadar relaks menenangkan pikiran.

Perlu diketahui juga, bagi ibu hamil yang menderita Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi, sebaiknya tidak berpuasa karena penderitanya harus terus menerus mengkonsumsi obat secara teratur. Juga bagi ibu hamil yang mengalami gangguan saluran pencernaan, atau yang memiliki riwayat anarexia dan bulimia (gampang muntah), tidak diperkenankan berpuasa.

Beberapa tips bagi ibu hamil dan menyusui yang ingin berpuasa adalah :

a.. Makan sahur dengan makanan yang bergizi, sangat penting bagi ibu hamil dan menyusui. Sebaiknya ibu hamil banyak mengonsumsi daging. Daging adalah makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh dalam waktu cukup lama.

b.. - Sebaiknya hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih sebanyak-banyaknya. Jika bisa minum air putih selama sehari itu sebanyak dua liter. Dan ditambah dengan segelas susu hangat.

Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil dan menyusui. Anemia adalah berkurangnya kadar hemoglobin (Hb) dalam darah.Gejala anemia banyak ditemukan pada ibu hamil karena mereka kurang mengonsumsi makanan bergizi. Anemia berbahaya bagi ibu hamil, karena pada saat persalinan ibu akan mengalami kesulitan dan luka akibat persalinan sulit menutup.

c.. Berbuka puasa dengan minum minuman hangat, akan merangsang kelancaran ASI bagi ibu menyusui.

d.. Sebelum tidur, untuk memproses produksi ASI, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat.

Intinya, berpuasa bagi ibu hamil dan menyusui semata-mata adalah demi ibadah dan dapat menjalankan puasa secara sehat dan senantiasa bugar.(berbagai sumber/Idh)

====================

3) Sumber : http://www.kharisma.de/?q=node%2F97

<http://www.kharisma.de/?q=node%2F97>

Bila Ibu menyusui puasa

Assalamu’alaykum wr. wb.,

Saya ada pertanyaan mengenai Ibu menyusui di bulan Ramadhan…

Istri saya saat ini sedang menyusui anak usia 10 bulan. Istri maunya tetapberpuasa…yang ingin saya tanyakan makanan apa saja (utk Istri saaya) yang memenuhi kebutuhan gizi untuk menyusui anak saya usia 10 bulan?

Wassalam,

Bambang Sulistiyono, Balikpapan Indonesia.

Jawab:

Wa’alaikumsalam,

Bapak Sulistiyono yang sayang keluarga, semoga jawaban ini tidak terlambat ya Pak. Dan saya mengucapkan selamat beribadah di bulan Romadhon ini.

Alloh memberi keringanan pada kita, tentu ada hikmah dibaliknya, karena Alloh yang maha tahu tentang kelemahan kita. Kondisi ibu menyusui pun berbeda satu sama lain, ada yang diberi kondisi kuat ada juga yang lemah.

Anak Bapak berusia 10 bulan, dan pada usia ini biasanya mendapatkan ASI non eksklusif, jadi sangat dimungkinkan bagi sang ibu untuk tetap berpuasa.

Adapun makanan yang diperlukan agar zat gizi tetap terpenuhi, sebaiknya tetap memperhatikan keseimbangan zat-zat yang diperlukan (Protein, Karbohidrat, Lemak, Vitamin dan Mineral), terutama pada saat berbuka puasa dan sahur.

Saat berbuka puasa, tentu setelah sebelumnya memakan makanan yang manis dan mudah dicerna semacam kurma, sebaiknya ibu segera makan berat. Hal ini karena ibu menyusui lebih banyak mengalami kekurangan energi. Kebutuhan air minum pun jangan dilupakan, untuk menghindari dehidrasi yang mengakibatkan produksi ASI berkurang. Usahakan 10-12 gelas perhari, bisa diminum saat berbuka, diantara berbuka dan sahur dan pada waktu sahur. Minum susu juga baik bahkan dianjurkan.

Sekali lagi selamat beribadah puasa dan salam juga buat keluarga.

wassalaamu’alaikum

Dewi Yuniasih

Posted by mamabumi in 06:23:13 | Permalink | Comments (1) »

KueStioNer ASI YOP

KUESTIONER ASI - Yayasan Orangtua Perduli

(http://www.sehatgroup.web.id)

Mohon untuk diisi dan dikirimkan nanti dikirimkan ke salah satu email berikut (boleh salah satu). dengan Subject: KUISIONER ASI

1. lsoraya@cbn.net.id

2. anovita@cbn.net.id

3. arifianto@cbn.net.id

Terima kasih banyak yaaah!….

 *makasih ya windy,…. ini copy paste dari multiply-myuu.. aku dah sms,.. mmmhh…lagi sibuk nunggu due-nya?…gut lak ya bu..moga2 semua2nya sukses.. amiin!…*

 

KUESIONER ASI

Data Pribadi

Nama : ________________

Usia : ________________

Jenis Kelamin : ________________

PENGETAHUAN

1.. Apakah Anda pernah memperoleh pendidikan/pengajaran mengenai ASI & menyusui?

1.. Ya (sebutkan dari mana) _______________________________________

2.. Tidak

2.. Tahukah Anda bahwa pada usia 0-6 bulan sebaiknya bayi hanya mengkonsumsi ASI?

a. Ya b. Tidak

3.. Menurut anda, apakah Susu Formula masa kini dapat menyamai komposisi dan keunggulan ASI?

a. Ya b. Tidak

4.. Apakah Rumah Sakit / Bersalin yang Anda kunjungi untuk memeriksakan kehamilan memiliki klinik laktasi?

a. Ya b. Tidak

5.. Apakah DSOG/Bidan Anda memberi penjelasan mengenai ASI pada saat pemeriksaan kehamilan dan menyarankan Anda untuk memberikan ASI Eksklusif?

a. Ya b. Tidak

SAAT KELAHIRAN

6.. Apa yang dilakukan DSOG / bidan / perawat anda setelah bayi Anda lahir?

1.. Memperlihatkan bayi pada Anda untuk dilihat saja (tanpa Anda pegang)

2.. Memberikan bayi pada Anda untuk dipeluk dan disusui

3.. Memandikan bayi

4.. Bukan salah satu di atas, sebutkan apa tindakannya

_____________________

7.. Kapan Anda pertama kali menyusui bayi Anda yang baru lahir?

1.. 0-30 menit setelah lahir sebelum bayi dibersihkan

2.. 30 menit - 1 jam setelah kelahiran

3.. 6 jam setelah kelahiran

4.. 6 - 24 jam setelah kelahiran

5.. Lebih dari 24 jam

8.. Apakah papan nama di box bayi Anda atau jam dinding atau kalender di Rumah Sakit / bersalin ada merek Susu Formula?

1.. Ya (sebutkan merek Susu Formulanya dan nama Rumah Sakit/Bersalinnya) ____________________________________________________

2.. Tidak

9.. Apakah bayi Anda tidur bersama dalam satu kamar dengan Anda di Rumah Sakit/ Bersalin (rooming in atau rawat gabung), termasuk di malam hari?

a. Ya b. Tidak

10.. Bila bayi Anda tidak tidur di satu kamar dengan Anda atau tidur di kamar bayi, apakah bayi Anda diberikan kepada Anda setiap kali bayi ingin menyusu, termasuk di malam hari?

a. Ya b. Tidak

11.. Apakah selama di Rumah Sakit / bersalin bayi baru lahir Anda diberikan Susu Formula atau cairan lain selain ASI?

1.. Ya (sebutkan apa yang diberikan)

____________________________________

2.. Tidak

12.. Apakah pada saat bayi pulang ke rumah, Anda dan bayi Anda dibekali contoh / sampel / hadiah dan brosur Susu Formula?

a. Ya b. Tidak

SUSU FORMULA

13.. Apakah anda pernah dihubungi oleh bagian pemasaran / produsen Susu Formula?

a. Ya b. Tidak

14.. Apa yang Anda lakukan ketika Anda dihubungi oleh produsen Susu Formula?

a. Langsung menolak

b. Mendengarkan aau menerima saja semua penjelasannya

c. Berargumentasi

d. Lainnya, sebutkan

_____________________________________________________

15.. (Bagi yang mengkonsumsi Susu Formula) Apakah Anda mengkonsumsi Susu Formula dari produsen tersebut?

a. Ya b. Tidak

16.. Pendapat Anda mengenai promosi Susu Formula saat ini:

a. Baik

b. Sedikit meresahkan namun tidak mengganggu

c. Sangat meresahkan dan menganggu

d. Lainnya, sebutkan

_____________________________________________________

17.. Pendapat Anda mengenai pelayanan kesehatan Ibu dan Anak terutama tentang Laktasi yang Anda peroleh:

a. Kurang sekali

b. Cukup memadai

c. Sangat memuaskan

IBU BEKERJA

18.. Selama Anda bekerja, apakah Anda memeras/memompa ASI dan kemudian disimpan untuk diberikan ke bayi Anda?

a. Ya b. Tidak

19.. Tahukah Anda bahwa Undang-undang Tenaga Kerja mengatur bahwa pekerja wanita patut diberi kesempatan untuk menyusui bayinya?

a. Ya b. Tidak

20.. Apakah tempat Anda bekerja memberikan waktu dan/atau kesempatan bagi Anda untuk memerah atau memompa ASI di tempat kerja?

1.. Ya, sebutkan dimana Anda memompa ASI?

____________________________

2.. Tidak

21.. Apakah di tempat Anda bekerja tersedia ruang khusus untuk memerah/memompa ASI?

1.. Ya

2.. Tidak, sebutkan tempat Anda memerah/memompa ASI selama di tempat bekerja ____________________________

Terima kasih atas waktu dan kesediaan Anda mengisi kuesioner ini

Posted by mamabumi in 02:10:06 | Permalink | No Comments »

Thursday, August 30, 2007

Ke IstAna..

senin tanggal 27 agustus 2007, mamabumi diajak untuk hadir dalam “Acara uUncak Peringatan Pekan ASI Sedunia Tahun 2007″ di Istana Negara.

Mamabumi diajak sama Yayasan Orangtua Perduli  (“YOP”) yang menaungi milis sehat.. hehehe… alhamdulillah… mamabumi ga sendirian looh… mustinya dari YOP ada 7 orang.. tapi yang bisa hadir “cuman” 5 orang.

 

Acaranya..mmhhh… tidak seperti yang mamabumi harapkan,.. lebih banyak “basa basi”.. hihihi…. pantesan ajah Indonesia majunya lamaaaaa…………….banget.. lah… para petinggi-petinggi itu selalu mendapat laporan yang “bagus2″ ajah..padahal.. praktek dilapangannya siih.. hehehe… jauuuuuh banget dari sempurna.

Yang bikin mamabumi “resah dan gelisah” pengen melakukan interupsi adalah sesi dialog ibu negara dengan para perwakilan profesi,.. seperti perwakilan dari IDAI (Ikatan Dr Anak Indonesia) , PERSI (Persatuan Rumah Sakit Indonesia) dan POGI (Persatuan ObGyn Indonesia) serta IBI (Ikatan Bidan Indonesia) yang semuanya menyatakan bahwa: “mereka mendukung ASI Eksl dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan info ini telah disebar luaskan kepada rekan2 yang lain”..

tok.. tok.. tok.. helllo….. apa ga salah niih?… padahal kalo liat dimilis ibu2… masih banyak yang tanya dimana rumah sakit yang mendukung asi eks,… mana dsa yang dukung asi ekls,.. mana dsog yang menerapkan IMD.. (Bayi begitu brojol,.. cuman di lap.. terus diletakkan di perut/dada sang ibu,.. nanti dalam 30 menit si beibi bisa mencari puting ibunya)…

Efek IMD ini luar biasa sebenernya.. selain membuat ASI lebih cepat keluar,… juga si ibu dan si beibi kan sam2 belajar.. biar kolustrum makin cepet keluar… mamabumi pas lahiran kiera juga ga IMD 100%,.. maksudnya.. dulu kiera dislimutin dulu,.. terus langsung disorongkan ke nenen.. jadi ga cari2 sendiri.. tapi subhanallah.. efeknya luar biasa,.. kiera cepet pinter.. dan mamabumi sampe sekarang alhamdulillah belum pernah ngerasain lecet. beda sama bumi yang latch on setelah dimandikan.. hehehe.. penuh dengan lecet bo’..

halaah.. jadi menyimpang…

intinya,.. mmhhh….. yuuk teman2 kita kasih laporan yang sebenernya sama petinggi-petinggi itu,.. caranya ga susah kok… nanti mamabumi posting kuestioner asi dari YOP.. moms yang belum isi.. tolong sempetin yaa.. pliiisss… ini untuk kebaikan kita bersama kok… biar nanti.. semakin banyak dsa/dsog/rs yang bener2 menerapkan ASI Eks dan IMD ini..

Piiiisss… moms!….

Posted by mamabumi in 06:06:08 | Permalink | No Comments »

Friday, August 24, 2007

dOnor

duluuu……denger kata donor,..pasti asosiasinya adalah donor darah… sekarang kalo dibilang donor, apalagi diantara ibu2 menyusui.. hehehe…. bukan donor darah dong yaaa….;) ;)

iya moms,.. sekarang ada yang namanya donor asi,.. biasanya sih di milis asiforbaby,.. suka disebut juga “cuci gudang”… hehehe.. secara ngurangin stok asi di freezer.

dulu nih,.. kayaknya… moms kebanyakan lebih suka ngasih sufor *susu formula* kalo asi-nya udah sedikit,.. naaah.. kalo sekarang.. daripada dikasih sufor *bukan karena alasan keuangan*.. mendingan dikasih susu donor ini…

kan.. susu sapi untuk anak sapi.. n susu ibu.. ya… untuk anak dong yaa…. hehehe….

beberapa waktu yang lalu,.. mamabumi juga sempet stress… ngeliat freezer di atas n freezer bawah udah penuh sama botol asi semua…. mmhhh….. mau dikasih tetangga,.. hehehe.. belom tentu mau….pas ”nongkrong” di asiforbaby,.. ada momtedee yang mo keluar kota.. tapi ga punya stok asi…

tereeeng,.. ternyata emang rejeki… kantornya hampir sebelahan sama kantor mamabumi… daan.. 15 botol +/- 140 ml.. bisa didonorkan deh… mmhh.. syenangnyaaa…

yang kedua…. christina… minggu depan masuk… kemaren sempet curhat kalo asi-nya ga terlalu banyak… pas mamabumi crita pernah “ngasih” asi,.. ee…. dia kepengen… ya sutraaa… Insya Allah minggu depan 10 botol..

nah.. sekarang.. mamabumi yang berusaha untuk tambah frekuensi pompa dari 2 jadi 3 kali selama di kantor.. biar stok-nya tetep bisa bawa pulang +/- 600 ml…. kan kiera baru 5 bulan.. target mamabumi kiera full asi sampe 1 taun..

doain yaa…………….. 

Posted by mamabumi in 02:57:52 | Permalink | No Comments »

Thursday, June 28, 2007

ciNta..dAn sAyanG…

karena mama cintaaa…. sama ade….. sebelum ade lahir,. mama udah search dan baca2 sharing moms lain… karena mama sayaang sama ade,.. mama bikin bundel artikel2 yang mungkin mama perluin pas di rumah sakit…  karena mama sayang sama ade,.. mama rela bolak balik ke pantry *plus diganggu sama ketokan or tiba2 ada yang buka pintu..karena pantry ga ada kuncinya*.. hanya untuk ngumpulin cairan yang terbaik yang bisa mama kasih….

alhamdulillah.. karena udah banyak kebetan,.. apalagi mama join di milis sehat n asiforbaby,. lebih terpacu lagi supaya bisa “nabung” di kulkas…

hasilnya alhamdulillah sampe hari ini *3 bulan lebih 7 hari*… persediaan “cairan” di kulkas ada +/- 40 botol….. dan mama alhamdulillah masih tetep konsisten untuk nabung..

setelah 3 minggu kerja,.. akhirnya mama udah ketemu jadwal yang enak untuk nabung..

pulang kantor,.. kalo ade udah ketiduran.. jam 9 malem ,.. mama nabung 140 ml,.. trus.. pagi-nya sebelum ngantor *biasanya subuh*,.. nabung lagi 140 ml, n alhamdulillah udah ditabung,.. ade masih kebagian jatah juga… nanti di kantor jam 11.30-an,.. biasanya dapet 350 ml,… n jam 16.00 biasanya dapet 200 ml

mudah2an mama bisa tetep konsisten yaaa.. biar nanti.. ade bisa full mimi’ cairan yang terbaik ini sampe 1 taun,.. kalo mau nenen sih.. sok ajah… sampe 2 taun lebih.. kayak kakak bumi.. yang akhirnya berenti nenen pas ade ada di perut mamah..

love u ade kiera…..

Posted by mamabumi in 02:47:45 | Permalink | Comments (1) »