Tuesday, January 20, 2009

Sharing: Penanganan Demam Dengue

Minggu 14 Des 2008
Suami (FAZ) demam, langsung 39.5 Celsius ditambah sakit kepala yang hebat.
Mulai siang tidak mau makan,
Suspect: demam biasa atau “mabok” karena kebanyakan makan duren ^–*
Treatment:
1. Banyak minum air putih.
2. Minum panadol (kalo lagi ga tahan pusingnya)

Senin, 15 Des 2008
Keluhan:
Sakit kepala masih belum berkurang, Suhu tubuh masih sekitar 39 Celsius.
Seluruh badan sakit.
Minum masih banyak (bolak balik pipis ke kamar mandi).
Seharian ga mau makan (cuman makan roti + es krim).
Treatment:
 1. Banyak minum air putih.
2. Minum panadol

Selasa, 16 Des 2008
Keluhan: Masih sama, ditambah badan meriang.
FAZ sudah diajak ke dokter, tapi tidak mau,.. karena merasa belum 3 x 24 jam. (
menurut “guideline” demam, pemeriksaan darah < 72 jam => belum bisa menghasilkan diagnosa yang tepat).
Setelah dibujuk, (karena sakit kepala dikuatirkan karena stroke), akhirnya periksa darah ke lab.
Trombosit: 160,000 (range normal: 150 - 400)
Hematokrit: 49 (range normal: 42 - 52)
Seharian hanya makan 3 potong kue.
Treatment:
1. Banyak minum air putih.
2. Minum panadol Rabu,

17 Des 2008
Keluhan:
-masih sama, terutama sakit kepala yang hebat disekitar mata/dahi, dipegangpun sakit banget.
- bibir mulai pecah2 (padahal banyak minum).

Rabu siang, diputuskan untuk konsul ke dr (ke rs, IGD).
Dokter di IGD men-diagnosa: DHF (Dengue hemorrhagic fever), waktu saya bilang “Demam Dengue”, dokter bilang sama saja (padahal beda looh… artikel ada dibawah ya…).
Saya kasih bocoran ke suami:
- Demam Dengue/Demam Berdarah Dengue tidak ada obatnya –> hal yang penting adalah menjaga agar tidak dehidrasi. -
 OK, kalo di-infus, tapi hanya sebagai “penambah” cairan untuk menghindari potensi dehidrasi. (FAZ sih manggut2 aja,.. tau deh.. setuju atau engga… ^–*)

Tindakan yang diberikan selama di IGD:
- Infus yang dipasang RL (Ringer Lactat), berisi: KCl, NaCl. dll dll.
 - Cek darah kembali.
- Untuk penurun demam diberikan: dumin.

Hasil lab:
Trombosit: 140
Hematokrit: 50.
Thypus: -

Sore hari, setelah berada di kamar perawatan, suster membawa infus yang lain, isinya adalah: novalgin. saya memberi kode ke FAZ (cukup kasih kening yang berkerut.. hehehe..) akhirnya FAZ menolak novalgin tersebut, hanya minta dumin, karena FAZ merasa lebih nyaman sehabis minum dumin (salah satu bentuk parasetamol). alasan saya merekomendasikan FAZ untuk menolak novalgin adalah,..
dulu saya pernah baca disalah satu bunga rampai dr wati bahwa novalgin itu bisa menyebabkan syok … (lupa) dan di LN tidak dipakai lagi sebagai penurun panas (tapi di Indonesia masih sering diresepkan.. dan tidak jarang diberikan untuk anak2.. kasian yaa… orang/anak2 indonesia).
berikut cuplikannya:
========
Novalgin tergolong obat yang terletak di urutan teratas untuk menyebabkan syok anafilaktik … syok anafilaktik adalah reaksi alergi yang paling berat dimana si pasien sampai mengalami syok Kedua … novalgin juga bisa menyebabkan penekanan pada sumsum tulang padahal sumsum tulang kan pabrik pembuat sel-sel darah baik itu sel darah merah, sel darah putih, maupun trombosit dan lainnya. Artinya, pemakaian novalgin bisa menyebabkan anemia aplastik dimana ybs kekurangan semua sel darah tersebut tadi Oleh karena itu… di LN … novalgin tidak lagi dipakai sebagai penurun panas, terlebih pada anak. Ok … jangan pakai novalgin ya parasetamol saja dengan catatan .. tidak over dosis love wati
=============

Treatment:
1. Banyak minum air putih.
2. Minum dumin
3. Infus RL

Kamis, 18 desember 2008
Keluhan:
Pusing sudah berkurang.
Mulai ada selera makan… (order Burger King ^–*, sebelumnya mana mau makan..,.. sakit atau “ngidam” yaa…? hehehe…)
Sudah mulai merasa fit (sepanjang siang,.. hanya duduk2 aja.. tidak berbaring *beda banget kondisinya dengan hari2 sebelumnya*)
Hasil lab:
trombosit: 70.000
Ht:50.

Treatment:
1. Banyak minum air putih/jus jambu/air angkak/pocari/air kurma,dll (sudah tidak demam, jadi tidak dikasih dumin lagi)
2. infus RL (dalam 24 jam, 4 kali @ 500 ml)

Jum’at, 20 desember 2008
Saya baru masuk kantor,.. buka2 arsip tentang demam dengue dan DHF,
fakta:
1. tidak ada obat apapun untuk DB, even antibiotik-pun tidak berguna untuk mengobati Demam Berdarah (DHF).
2. Yang perlu di cermati adalah: kenaikan hematokrit –> yang bahaya apabila ht > 20% dari range normal.
3. Apabila dalam tubuh terjadi infeksi (dengan penyebab apapun), otomatis akan menurunkan trombosit.
4. Infus hanya diberikan pada saat terjadi dehidrasi berat (hehehe.. sebenarnya FAZ belum dehidrasi,.. karena tiap 5-10 menit masih bolak balik pipis)

Hasil lab:
trombosit: 43.000
Ht: 46.

Treatment:
1. Banyak minum air putih/jus jambu/air angkak/pocari/air kurma,dll
2. Minum dumin
3. Infus RL Dapat “kebetan”: hari ini demam sudah memasuki hari ke-5 –> hati-hati overhidrasi (kelebihan cairan dalam pembuluh darah), akan menyebabkan jumlah cairan berlebih dalam pembuluh darah, edema paru-paru dan gagal jantung.

Saya sms FAZ tentang kebetan tersebut, dan memang “sejalan” dengan artikel mengenai “demam berdarah” di medicastore.Selebihnya, keputusan ada di FAZ sendiri,. mau tetap infus atau tidak (yang “punya” badan = yang harus memutuskan mana yang terbaik untuk dirinya sendiri ^–*) FAZ meminta suster untuk cabut infus,… sebelumnya diminta untuk ttd surat pernyataan bahwa pihak rs tidak bertanggung jawab.

FAZ baru kasih tau, bahwa selama ini suster akan memberikan suntikan berupa solu-mendrol, methylprenisolone sodium succinate, namun berhasil ditolak. karena sudah beberapa kali menolak terapi yang diberikan oleh pihak rs, FAZ agak ragu.. apalagi trombosit lagi turun2nya…. jadi dengan disuruh ttd surat pernyataan, FAZ jadi keder juga… (yang ini special thanks to ria, gendi, esti n susi.. you’re our saviour!…) * ternyata, alhamdulillah setelah suster dapat menghubungi dr yang merawat, infus dapat dicabut.. (tanpa ttd surat pernyataan).

Sabtu, 21 desember 2008
boleh pulang…
trombosit berangsur2 naik (iyalahh.. lagian Ht-nya sudah cenderung turun ke range normal). tidak ada pantang makanan.

Banyak hikmah yang didapat:
1. salah satu “tanda2″-nya Demam Dengue,. adalah panas tinggi mendadak (begitu demam langsung > 39 Celcius)
2. gejala lain: sakit kepala hebat (walopun cuman dipegang) di sekitar dahi (dekat mata).
3. hasil cek darah –> untuk demam dengue/demam berdarah dengue yang lebih dicermati adalah kenaikan hematokrit –> kenaikan hematokrit > 20% dari range normal.
4. pada saat demam dengue –> trombosit cenderung turun mulai dari ke 1 s/d hari ke 5… (jangan shock, apabila trombosit turun sampai dibawah 50 rb).
5. ga mau makan ga pa pa –> yang penting banyak cairan masuk. (segala macam cairan: air putih, air jeruk, jus jambu, air angkak, air kurma,pocari, dll dll).
6. hati2 kalo di-infus –> overhidrasi juga tidak baik.

Lampiran:
1. artikel demam dengue dari WHO.
2. artikel demam berdarah dengue dari medicastore.
3. cuplikan demam dengue dari bahan seminar : Demam, Kejang Demam dan Demam Berdarah.
 4. artikel tentang medrol (thanks ya ri…) dari medicinet –> disitu bisa dilihat.. bahwa medrol tidak diresepkan untuk demam dengue/demam berdarah dengue dan perhatikan side effect-nya yaa….


 ============
www.who.int
Tanya-Jawab tentang Demam Dengue
 Apa yang dimaksud Demam Dengue?
Infeksi dengue disebabkan oleh virus. Biasanya muncul dalam bentuk demam. Kadang-kadang pasien yang menderita dengue akan mengalami perdarahan. Daerah-daerah perdarahan yang umum terjadi adalah di hidung, gusi atau kulit. Terkadang pasien mengeluarkan muntah hitam seperti kopi dan juga tinja berwarna hitam. Ini menandakan adanya perdarahan pada pencernaan yang serius. Pasien dengue yang disertai dengan perdarahan disebut DengueHemorrhagic Fever (DHF) atau Demam Berdarah. Terkadang penderita dengue akan mengalami shock; ini disebut DSS (Dengue Shock Syndrome). Kapan kita mencurigai Dengue? Dengue harus dicurigai pada saat kita terkena demam secara mendadak. Demamtinggi sekitar 103-105 ºF atau 39-40 ºC yang disertai sakit kepala hebat umumnya di dahi), sakit di belakang mata, badan ngilu dan sakit, bercak merah di kulit serta mual atau muntah. Demam akan terjadi selama 5-7 hari. Pada beberapa pasien, panas akan turun di hari ke-3 atau ke-4 tetapi hari berikutnya naik lagi. Semua gejala dan tanda-tanda di atas terkadang tidak timbul pada penderita. Pasien merasa sangat tidak nyaman setelah sakit.

Ada bermacam tipe demam,kapan harus mencurigai Dengue?
Ciri khas Dengue yang membedakannya dari demam lainnya adalah sakit di belakang mata, nyeri otot, nyeri sendi, dan bercak merah di kulit. Dari tanda-tanda di atas dapat ditegakkan diagnosa kemungkinan terkena Dengue. Rasa sangat nyeri pada sendi yang disebabkan oleh demam Dengue itulah yang menjadikan alasan demam Dengue disebut juga Demam Patah-Tulang.

Bagaimana seseorang dapat terkena Demam Dengue?
Demam Dengue terjadi setelah seseorang digigit nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi. Nyamuk jenis ini mempunyai bintik-bintik putih pada badan dan kakinya yang mudah dikenal orang biasa. Nyamuk ini berkembang biak di air yang jernih dan hanya mampu terbang sejauh 100 – 200 meter. Nyamuk mendapatkan virus dengue setelah menggigit orang yang terinfeksi virus dengue. Dapatkah saya tertular demam dengue langsung dari orang lain? Demam dengue tidak menular secara langsung dari orang ke orang. Demam dengue hanya menular melalui gigitan nyamuk yang telah terinfeksi.

Kapan gejala dengue timbul setelah terkena infeksi?
Setelah virus masuk ke dalam tubuh seseorang, virus akan berkembang biak (memperbanyak diri) di dalam kelenjar limfa. Gejala akan timbul setelah virus memperbanyak diri. Hal ini terjadi sekitar 4-6 hari (rata-rata) setelah virus masuk ke dalam tubuh manusia.

Dapatkah seseorang menderita dengue tanpa gejala?
Dapat. Ada banyak orang yang terinfeksi oleh virus tetapi tidak menunjukkan tanda atau gejala mengalami penyakit. Untuk setiap pasien yang mengalami tanda dan gejala terinfeksi virus dengue, mungkin terdapat 4 – 5 orang lain yang tidak mengalami, atau mengalami gejala yang ringan saja.

Bagaimana pengobatannya? Dapatkah disembuhkan?
Seperti juga penyakit virus lainnya tidak ada pengobatan khusus untuk demam dengue. Antibiotik tidak dapat membantu. Paracetamol (yang dapat dibeli tanpa resep) adalah obat pilihan utama untuk menurunkan panas dan sakit sendi. Obat lain seperti Aspirin dan Brufen harus dihindari karena bisa meningkatkan resiko perdarahan. Dokter harus hati-hati ketika memberikan resep obat. Obat yang bisa menurunkan trombosit harus dihindari.

Dapatkah dengue menjadi berbahaya? I
nfeksi dapat menjadi berbahaya jika mengakibatkan kerusakan pada dinding pembuluh darah. Kerusakan dimulai dari meningkatnya permeabilitas dinding pembuluh darah, yang mengakibatkan merembesnya cairan darah/ plasma menuju berbagai organ, sampai dengan pecahnya pembuluh darah yang berakibat timbulnya perdarahan. Tanda dan gejala Demam Dengue Berdarah dan Sindrom Shock Dengue berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah dan kelainan fungsi dari komponen pembeku dalam darah.

Dapatkah orang meninggal karena demam dengue?
Orang yang menderita demam dengue tidak punya resiko meninggal tetapi beberapa dari demam ini yang telah berlanjut menjadi Demam Berdarah (DHF) atau Shock (DSS) dapat mengakibatkan meninggal. Dengan penanganan yang baik penderita DHF dan DSS bisa diatasi dan bisa disembuhkan. Penanganan yang baik dan tepat waktu (dini) dapat menyelamatkan banyak jiwa.

Kapan harusnya pasien demam Dengue pergi ke rumah sakit atau konsul ke dokter?
Umumnya perkembangan ke arah dengue hemorrhagic atau dengue shock syndrome terjadi setelah 3-5 hari mengalami demam. Pada saat itu, biasanya demam menurun. Hal ini dapat mengecoh kita yang menyangka bahwa penyakit tersebut menuju kesembuhan. Sebenarnya ini adalah saat yang paling berbahaya yang memerlukan kewaspadaan bagi petugas yang merawat. Tanda dan gejala yang harus diperhatikan adalah sakit perut yang hebat, muntah terus menerus, perdarahan di kulit yang tampak berupa bercak kecil merah atau keunguan, hidung berdarah, gusi berdarah, tinja berwarna hitam seperti arang. Bawa segera penderita ke rumah sakit jika ada dua gejala utama di atas yaitu nyeri di dalam perut dan adanya muntah-muntah yang berkepanjangan. Biasanya akan terlambat jika kita menunggu sampai terjadi perdarahan. Jenis dengue yang paling berbahaya adalah sindrom DSS (Dengue Shock Syndrome). Tanda tandanya adalah rasa sangat haus, kulit pucat dan dingin(karena tekanan darah sangat rendah), gelisah dan lemah.

Apakah ada vaksin untuk mencegah demam dengue?
Sejenis vaksin telah dibuat untuk mencegah demam dengue tetapi masih dalam tahap uji coba. Saat ini belum dipasarkan. Kemajuan teknologi akan membantu mencegah demam dengue dengan vaksinasi dalam beberapa tahun ke depan.

Apakah ada efek jangka panjang dari demam dengue?
Kebanyakan penderita demam dengue sembuh dalam waktu 1-2 minggu. Sebagian penderita akan merasa lelah untuk beberapa minggu. Namun, jika gejala masih menetap setelah masa tersebut, agar menghubungi dokter.

Dimana biasanya nyamuk penyebar dengue hidup?
Kebanyakan nyamuk Aedes aegypti hidup di dalam rumah, di kloset, dan di tempat-tempat yang gelap. Di luar rumah nyamuk tersebut akan hidup di tempat yang dingin dan terlindung matahari. Nyamuk betina akan bertelur di dalam air yang tergenang di dalam dan sekitar rumah dan daerah pemukiman lain. Telur-telur ini akan berkembang menjadi larva dan kemudian berubah menjadi bentuk dewasa dalam 10 hari.

Bagaimana mengurangi berkembang biaknya nyamuk?
Nyamuk dengue berkembang biak dalam air yang tergenang dan terbuka. Tempat yang cocok untuk berkembang biak adalah tong, drum, pot, baskom, ember, vas bunga, batang/daun tanaman, bekas piring, tangki, botol buangan, kaleng, ban bekas, air pendingin, dll. Mencegah nyamuk agar tidak berkembang biak, alirkan air keluar dari penampung AC window, bak air, tong, dll. Buang semua benda-benda yang dapat menampung air (seperti bekas tanaman, dll) dari rumah dan sekitarnya. Kumpulkan dan hancurkan benda-benda yang dapat menampung air seperti botol-botol, tempat plastik, kaleng, ban bekas, dll. Jika tidak mungkin membuang air atau tidak dapat menutupnya dengan sempurna, gunakan TEMEPHOS, sejenis insektisida, (dengan merek dagang Abate) 1 ppm (persejuta bagian) sesuai petunjuk setempat untuk mencegah larva berkembang menjadi dewasa.

Bagaimana mencegah gigitan nyamuk agar terhindar dengue?
Kita tidak bisa membedakan apakah nyamuk itu mengandung virus dengue atau tidak. Karena itu setiap orang harus melindungi dirinya dari gigitan nyamuk. Nyamuk dengue menggigit manusia pada siang hari. Keseringannya adalah pada saat 2 jam setelah matahari terbit dan sebelum matahari terbenam. Kenakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh agar tidak digigit nyamuk. Oleskan anti gigitan nyamuk – hati-hati menggunakannya pada anak-anak dan orang tua. Alat-alat lainnya seperti coils, alas berlistrik pengusir nyamuk juga dapat digunakan pada siang hari. Gunakan kelambu untuk melindungi anak-anak, orang tua dan yang tidur di siang hari.Manfaat kelambu dapat ditingkatkan dengan memberi insektisida pyrethroid(permethrin).Kelambu seperti ini banyak digunakan dalam pencegahan penyakit malaria.

Adakah nasihat bagi penderita demam dengue untuk mencegah penyebaran kepada orang lain?
Penyebaran dengue dapat terjadi dari pasien ke orang lain melalui gigitan nyamuk. Pasien harus dilindungi dari gigitan nyamuk. Ini dapat dilakukan dengan melindungi pasien menggunakan kelambu. Anti gigitan nyamuk(repellents) yang efektif dapat mencegah pasien digigit nyamuk sehingganyamuk tidak dapat menyebarkan penyakit ke orang lain. Apakah yang harus dilakukan dokter untuk menangani dengue? Pasien yang diduga terkena demam dengue berdarah atau dengue shock syndrome harus segera dirawat di rumah sakit, jangan ditunda.

Apakah yang harus dilakukan masyarakat untuk mencegah dengue?
Sebenarnya, masyarakatlah adalah kunci dalam pencegahan Dengue. Sebagaimana disebutkan di atas, pencegahan dengue sangat ditentukan oleh mencegah nyamuk Aedes aegypti menyebarkan dengue dari tempat berkembang biak di dalam dan di sekitar rumah. Setiap rumah dapat melakukan pencegahan dengan cara sangat sederhana yaitumencegah adanya genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biakAedes aegypti dengan mengalirkan air keluar dari berbagai wadah, dengansecara teratur mengganti air dan membersihkan vase bunga dan benda-benda lainnya, atau benda yang tak berguna dihancurkan/dibuang jauh-jauh. Karena nyamuk tidak dapat terbang jauh, ”pembersihan rumah” oleh semua anggota masyarakat akan meniadakan tempat berkembang biak nyamuk, sehingga mencegah terjadinya dengue. Strategi utama dalam mencegah dan mengendalikan dengue adalah “meniadakan sumbernya” atau meniadakan tempat berkembang biak nyamuk.

Dalam keadaan terjadi ledakan atau epidemi dengue, apa siasat kita?
Pencegahan tempat bersarangnya nyamuk tetap merupakan keutamaan. Namun untuk menghentikan atau memperlambat terjadinya penyebaran dapat dibantu dengan “thermal fogging” menggunakan mesin semprot (fogging). Dalam fogging kita dapat menggunakan insektisida yang mampu segera membunuh nyamuk dewasa. Jika fogging dilakukan setelah terjadinya epidemi, kegiatanini sudah terlambat. Fogging akan efektif jika dilakukan setiap 3- 4 hari. Ini mahal dan memakan waktu banyak. Karena itu upaya yang dilakukan oleh masyarakat, untuk masyarakat, untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk akan jauh lebih murah dan efektif dari pada pemberantasan nyamuk (fogging) sewaktu timbul ledakan.
========
http://www.medicastore.com/med/detail_pyk.php?iddtl=47&idktg=20&UID=20070206075132202.158.42.66
NAMA
Demam Berdarah Dengue
 
DEFINISI
Demam dengue adalah demam virus akut yang disertai sakit kepala, nyeri otot, sendi dan tulang, penurunan jumlah sel darah putih dan ruam-ruam. Demam berdarah dengue/dengue hemorrhagic fever (DHF) adalah demam dengue yang disertai pembesaran hati dan manifestasi perdarahan. Pada keadaan yang parah bisa terjadi kegagalan sirkulasi darah dan pasien jatuh dalam syok hipovolemik akibat kebocoran plasma. Keadaan ini disebut dengue shock syndrome (DSS).

PENYEBAB
Demam dengue dan DHF disebabkan oleh salah satu dari 4 serotipe virus yang berbeda antigen. Virus ini adalah kelompok Flavivirus dan serotipenya adalah DEN-1, DEN-2, DEN-3, DEN-4. Infeksi oleh salah satu jenis serotipe ini akan memberikan kekebalan seumur hidup tetapi tidak menimbulkan kekebalan terhadap serotipe yang lain. Sehingga seseorang yang hidup di daerah endemis DHF dapat mengalami infeksi sebanyak 4 kali seumur hidupnya. Dengue adalah penyakit daerah tropis dan ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini adalah nyamuk rumah yang menggigit pada siang hari. Faktor resiko penting pada DHF adalah serotipe virus, dan faktor penderita seperti umur, status imunitas, dan predisposisi genetis.

GEJALA
Infeksi oleh virus dengue menimbulkan variasi gejala mulai sindroma virus nonspesifik sampai perdarahan yang fatal. Gejala demam dengue tergantung pada umur penderita. Pada bayi dan anak-anak kecil biasanya berupa demam disertai ruam-ruam makulopapular. Pada anak-anak yang lebih besar dan dewasa, bisa dimulai dengan demam ringan atau demam tinggi (>39 derajat c) yang tiba-tiba dan berlangsung selama 2 - 7 hari, disertai sakit kepala hebat, nyeri di belakang mata, nyeri sendi dan otot, mual-muntah dan ruam-ruam. Bintik-bintik perdarahan di kulit sering terjadi, kadang kadang disertai bintik-bintik perdarahan di farings dan konjungtiva. Penderita juga sering mengeluh nyeri menelan, tidak enak di ulu hati, nyeri di tulang rusuk kanan dan nyeri seluruh perut. Kadang-kadang demam mencapai 40 - 41 derajat c dan terjadi kejang demam pada bayi.
DHF adalah komplikasi serius dengue yang dapat mengancam jiwa penderitanya, ditandai oleh : demam tinggi yang terjadi tiba-tiba manifestasi perdarahan hepatomegali/pembesaran hati kadang-kadang terjadi syok manifestasi perdarahan pada dhf dimulai dari tes torniquet positif dan bintik-bintik perdarahan di kulit (ptechiae). Ptechiae ini bisa terlihat di seluruh anggota gerak, ketiak, wajah dan gusi. juga bisa terjadi perdarahan hidung, perdarahan gusi, perdarahan dari saluran cerna dan perdarahan dalam urin. Berdasarkan gejalanya DHF dikelompokkan menjadi 4 tingkatan : Derajat I : demam diikuti gejala tidak spesifik. satu-satunya manifestasi perdarahan adalah tes torniquet yang positif atau mudah memar. Derajat II : gejala yang ada pada tingkat I ditambah dengan perdarahan spontan. perdarahan bisa terjadi di kulit atau di tempat lain. Derajat III : kegagalan sirkulasi ditandai oleh denyut nadi yang cepat dan lemah, hipotensi, suhu tubuh yang rendah, kulit lembab dan penderita gelisah. Derajat IV : syok berat dengan nadi yang tidak teraba dan tekanan darah tidak dapat diperiksa. fase kritis pada penyakit ini terjadi pada akhir masa demam. Setelah demam selama 2 - 7 hari, penurunan suhu biasanya disertai dengan tanda-tanda gangguan sirkulasi darah. penderita berkeringat, gelisah, tangan dan kakinya dingin, dan mengalami perubahan tekanan darah dan denyut nadi. Pada kasus yang tidak terlalu berat gejala-gejala ini hampir tidak terlihat, menandakan kebocoran plasma yang ringan. Bila kehilangan plasma hebat, akan terjadi syok, syok berat dan kematian bila tidak segera ditangani. Kondisi yang buruk bisa segera ditangani dengan diagnosa dini dan pemberian cairan pengganti. Trombositopeni dan hemokonsentrasi sudah dapat dideteksi sebelum demam turun dan terjadi syok. Pada penderita dengan DSS kondisinya dengan segera memburuk. Ditandai dengan nadi cepat dan lemah, tekanan darah menyempit sampai kurang dari 20 mmhg atau terjadi hipotensi. Kulit dingin, lembab dan penderita mula-mula terlihat mengantuk kemudian gelisah. Bila tidak segera ditangani penderita akan meninggal dalam 12 - 24 jam. Dengan pemberian cairan pengganti, kondisi penderita akan segera membaik. Pada syok yang berat sekalipun, penderita akan membaik dalam 2 -3 hari. Tanda-tanda adanya perbaikan adalah jumlah urine yang cukup dan kembalinya nafsu makan. Syok yang tidak dapat diatasi biasanya berhubungan dengan keadaan yang lain seperti asidosis metabolik, perdarahan hebat di saluran cerna atau organ lain. Perdarahan yang terjadi di otak akan menyebabkan penderita kejang dan jatuh dalam keadaan koma. DIAGNOSA Pada awal mulainya demam, dhf sulit dibedakan dari infeksi lain yang disebabkan oleh berbagai jenis virus, bakteri dan parasit. Setelah hari ketiga atau keempat baru pemeriksaan darah dapat membantu diagnosa. Diagnosa ditegakkan dari gejala klinis dan hasil pemeriksaan darah : Trombositopeni, jumlah trombosit kurang dari 100.000 sel/mm3 Hemokonsentrasi, jumlah hematokrit meningkat paling sedikit 20% di atas rata-rata. Hasil laboratorium seperti ini biasanya ditemukan pada hari ke-3 sampai ke-7. Kadang-kadang dari x-ray dada ditemukan efusi pleura atau hipoalbuminemia yang menunjukkan adanya kebocoran plasma. Kalau penderita jatuh dalam keadaan syok, maka kasusnya disebut sebagai Dengue Shock Syndrome (DSS). PENGOBATAN untuk mengatasi demam sebaiknya diberikan parasetamol. salisilat tidak digunakan karena akan memicu perdarahan dan asidosis. parasetamol diberikan selama demam masih mencapai 39 derajat c, paling banyak 6 dosis dalam 24 jam. kadang-kadang diperlukan obat penenang pada anak-anak yang sangat gelisah. kegelisahan ini bisa terjadi karena dehidrasi atau gangguan fungsi hati. haus dan dehidrasi merupakan akibat dari demam tinggi, tidak adanya nafsu makan dan muntah. Untuk mengganti cairan yang hilang harus diberikan cairan yang cukup melalui mulut atau melalui vena. Cairan yang diminum sebaiknya mengandung elektrolit seperti oralit. cairan yang lain yang bisa juga diberikan adalah jus buah-buahan. penderita harus segera dirawat bila ditemukan gejala-gejala berikut : takikardi, denyut jantung meningkat kulit pucat dan dingin denyut nadi melemah terjadi perubahan derajat kesadaran, penderita terlihat ngantuk atau tertidur terus menerus urine sangat sedikit peningkatan konsentrasi hematokrit secara tiba-tiba tekanan darah menyempit sampai kurang dari 20 mmhg hipotensi. pada tanda-tanda tersebut berarti penderita mengalami dehidrasi yang signifikan (>10% berat badan normal), sehingga diperlukan penggantian cairan segera secara intravena. cairan pengganti yang diberikan biasanya garam fisiologis, ringer laktat atau ringer asetat, larutan garam fisiologis dan glukosa 5%, plasma dan plasma substitute. pemberian cairan pengganti harus diawasi selama 24 - 48 jam, dan dihentikan setelah penderita terrehidrasi, biasanya ditandai dengan jumlah urine yang cukup, denyut nadi yang kuat dan perbaikan tekanan darah.. infus juga harus diberikan kalau kadar hematokrit turun sampai 40% . bila pemberian cairan intravena diteruskan setelah tanda-tanda ini dicapai, akan terjadi overhidrasi, mengakibatkan jumlah cairan berlebih dalam pembuluh darah, edema paru-paru dan gagal jantung. oksigen diberikan pada penderita dalam keadaan syok. transfusi darah hanya diberikan pada penderita dengan tanda-tanda perdarahan yang signifikan. PENCEGAHAN pengembangan vaksin untuk dengue sangat sulit karena keempat jenis serotipe virus bisa mengakibatkan penyakit. perlindungan terhadap satu atau dua jenis serotipe ternyata meningkatkan resiko terjadinya penyakit yang serius. saat ini sedang dicoba dikembangkan vaksin terhadap keempat serotipe sekaligus. sampai sekarang satu-satunya usaha pencegahan atau pengendalian dengue dan dhf adalah dengan memerangi nyamuk yang mengakibatkan penularan. a. aegypti berkembang biak terutama di tempat-tempat buatan manusia, seperti wadah plastik, ban mobil bekas dan tempat-tempat lain yang menampung air hujan. nyamuk ini menggigit pada siang hari, beristirahat di dalam rumah dan meletakkan telurnya pada tempat-tempat air bersih tergenang. pencegahan dilakukan dengan langkah 3m : menguras bak air menutup tempat-tempat yang mungkin menjadi tempat berkembang biak nyamuk mengubur barang-barang bekas yang bisa menampung air. di tempat penampungan air seperti bak mandi diberikan insektisida yang membunuh larva nyamuk seperti abate. hal ini bisa mencegah perkembangbiakan nyamuk selama beberapa minggu, tapi pemberiannya harus diulang setiap beberapa waktu tertentu. di tempat yang sudah terjangkit dhf dilakukan penyemprotan insektisida secara fogging. tapi efeknya hanya bersifat sesaat dan sangat tergantung pada jenis insektisida yang dipakai. di samping itu partikel obat ini tidak dapat masuk ke dalam rumah tempat ditemukannya nyamuk dewasa. untuk perlindungan yang lebih intensif, orang-orang yang tidur di siang hari sebaiknya menggunakan kelambu, memasang kasa nyamuk di pintu dan jendela, menggunakan semprotan nyamuk di dalam rumah dan obat-obat nyamuk yang dioleskan.
============
DENGUE
Demam berdarah?
Anak bayi umumnya tidak terserang demam berdarah. Kedua, anak yang terkena demam berdarah akan amat sangat lesu (pada dasarnya semua anak sakit pasti tak seaktif anak sehat tetapi pada DB, anak terkulai lesu sekali), mual hebat sampai dengan muntah-muntah, dan seterusnya. Harap diingat, pemeriksaan laboratorium sebelum 72 jam, umumnya tak informatif. Di lain sisi, kadar trombosit di atas 100.000 belum berarti pasti DB karena semua infeksi virus bisa menyebabkan penurunan kadar trombosit.
SPEKTRUM PENYAKIT
Infeksi virus Dengue memiliki beberapa gambaran, yaitu:
o Tanpa gejala o Demam
o Demam Dengue (DD) o Demam Berdarah Dengue (DBD)
o Sindrom Syok Dengue (SSD)

Pada makalah ini akan dibahas mengenai 3 spektrum terakhir agar orangtua mempunyai bahan diskusi dengan dokter jika anak-anaknya diduga terinfeksi virus Dengue.

Demam Dengue (DD)
Demam Dengue adalah penyakit demam akut selama 2 - 7 hari dengan dua atau lebih manifestasi sebagai berikut: nyeri kepala nyeri di belakang mata nyeri otot dan nyeri sendi nyeri perut dan mual ruam kulit / flushing di daerah wajah, leher dan dada manifestasi perdarahan leukopenia (jumlah sel darah putih menurun)

Yang membedakan DD dengan DBD adalah tidak adanya perembesan plasma darah pada DD (jadi DD hematokritnya normal, tidak meningkat).
 
Sementara pada DBD, perembesan plama terjadi biasanya dimulai saat suhu tubuh mulai turun (hari 3 - 7 demam).

Oleh karena itu, saat suhu tubuh mulai turun merupakan fase yang kritis dan harus diobservasi dengan ketat.

Pada DD, bersamaan dengan suhu tubuh yang menurun maka kondisi anak akan membaik. Sebaliknya pada DBD, bersamaan dengan suhu tubuh yang menurun maka kondisi anak akan memburuk. Perbedaan ini tidak dapat dilihat pada fase awal. Hal ini penting disadari sehingga sehingga masyarakat tidak menuntut dokter mampu memberikan diagnosis pasti jika timbul gejala demam yang baru beberapa jam atau baru 1 hari.

Demam Berdarah Dengue (DBD)
Gejala-gejala Demam Dengue bisa muncul juga pada Demam Berdarah Dengue.
Menurut WHO (1997), ada beberapa hal yang bisa membantu menegakkan diagnosis DBD, yaitu:
- Klinis
- demam mendadak tinggi
- perdarahan (termasuk uji bendung +) seperti ptekie, perdarahan gusi, epistaksis (mimisan), hematemesis (muntah darah), melena (BAB berdarah) dan lain-lain
- hepatomegali (pembesaran hati)
- syok: nadi kecil dan cepat dengan tekanan nadi = 20 mmHg atau hipotensi (tekanan darah rendah) disertai gelisah dan akral (tangan dan kaki) dingin

Laboratoris
- trombositopenia: kadar trombosit darah = 100.000 µL
- hemokonsentrasi: kadar hematokrit (Ht) = meningkat 20% dari normal Dua gejala klinis pertama ditambah 2 gejala laboratoris dianggap cukup untuk menegakkan diagnosis kerja DBD.
 
Perembesan plasma yang menjadi pembeda antara DBD dengan DD dapat dilihat dengan terjadinya peningkatan Ht = 20% dari normal, penumpukan cairan di rongga pleura, yaitu rongga antara paru dan dinding dada, asites, yaitu penumpukan cairan di rongga perut atau penurunan kadar protein darah (hipoproteinemia). Perembesan plasma ini akan terjadi dalam 24 - 48 jam, setelah itu plasma akan kembali masuk ke dalam pembuluh darah. Jadi harus berhati-hati terhadap timbulnya gangguan pernapasan akibat pemberian cairan yang terlalu berlebihan. Trombositopenia biasanya muncul sesaat sebelum terjadi penurunan suhu dan sebelum terjadi peningkatan hematokrit.
 ==========
http://www.medicinenet.com/methylprednisolone/article.htm

GENERIC NAME: methylprednisolone
BRAND NAME: Medrol, Depo-Medrol
DRUG CLASS AND MECHANISM: Methylprednisolone is a synthetic (man-made) corticosteroid.
Corticosteroids are naturally-occurring chemicals produced by the adrenal glands located adjacent to the kidneys. Corticosteroids affect metabolism in various ways and modify the immune system. Corticosteroids also block inflammation and are used in a wide variety of inflammatory diseases affecting many organs.
PRESCRIPTION: Yes
GENERIC AVAILABLE: Yes
PREPARATIONS: Tablets: 2, 4, 8, 16, 24, and 32 mg. Injection: 20, 40, and 80 mg/ml.
STORAGE: Tablets should be kept at room temperature, between 20° and 25°C (68-77°F).
PRESCRIBED FOR: Methylprednisolone is used to achieve prompt suppression of inflammation. Examples of inflammatory conditions for which methylprednisolone is used include rheumatoid arthritis, systemic lupus erythematosus, acute gouty arthritis, psoriatic arthritis, ulcerative colitis, and Crohn’s disease. Severe allergic conditions that fail conventional treatment also may respond to methylprednisolone. Examples include bronchial asthma, allergic rhinitis, drug-induced dermatitis, and contact and atopic dermatitis. Chronic skin conditions treated with methylprednisolone include dermatitis herpetiformis, pemphigus, severe psoriasis and severe seborrheic dermatitis. Chronic allergic and inflammatory conditions of the uvea, iris, conjunctiva and optic nerves of the eyes also are treated with methylprednisolone. DOSING: Dosage requirements of corticosteroids vary among individuals and the diseases being treated. In general, the lowest effective dose is used. The initial oral dose is 4-48 mg daily depending on the disease. The initial dose should be adjusted based on response. Corticosteroids given in multiple doses throughout the day are more effective but also more toxic than the same total daily dose given once daily, or every other day. Methylprednisolone should be taken with food.

Posted by mamabumi in 00:02:57 | Permalink | No Comments »

Monday, April 7, 2008

The Power to Choose

Dear docs, sps..
sharing dikit yaaa.. moga2 ada yang bisa diambil hikmahnya..
Maaf kalo terlalu panjang..

Kira 6 bulan
Setelah imunisasi Hib + DPT,.. dr SR menulis di buku kira… nanti bulan depan.. imunisasi campak ya bu.. ga pa pa kok
Mama: ???… (no comment dan males nanggepinnya.. secara dr SR juga terkenal tidak mau kasih MMR).

Kira 8.5 bulan
Konsultasi ke Klinik ***, karena mama penasaran dengan bintik2 merahdisekitar leher, bener ga sih impetigo.
Pas mau minta campak, dr menyatakan bahwa lebih baik kurang 7 hariagar vaksinnya lebih efektif..
OK deh…

Beberapa hari kemudian,.. dapat forward-an dari teman, bahwa dr SR sudah mau memberikan MMR.. wooow… surprise.. kemajuan luar biasa doong.. mama males cari2 dokter lain… karena selain dekat dari rumah, dr SR juga rajin dateng pagi.. jam 7.00 sudah nongol di rumah sakit.

4 April 2008 (Pulang kantor)
Yuli: Besok kira imunisasi loh.
FAZ: Imunisasi apa?
Yuli: varicella + MMR
FAZ: MMR?… aaah.. nanti ajah deh kalo kira dah ngomong. varicella aja deh
*asli.. masih kekeuh minta ditunda,.. walopun bumi di-MMR pada umur 15 bulan*
Yuli: haduuh.. cape deh,.. hari gini,. masih percaya juga sama kayak gituan…
*dulu sebelum bumi di-imunisasi MMR, saya sudah browsing abis2antentang MMR dan kasih ke suami.. tapi tetep bo’…*

5 April 2008 (jam 7.00 pagi)
Kira dah siap,.. bumi masih main komputer.
Bumi: papa,.. kita naik sepeda yuuk ke danau, nyusul ditya.
Yuli: ya udah,.. papa sama bumi aja,. mama sendirian sama mba pipih aja ke dokter
FAZ: Ok deh…

Jam 7.30
mama nge-drop bumi n papa ke lapangan deket danau, terus pergi ke RS HC.
mmhh.. enak masih sepi,.. setelah timbang.. duduk ga sampe 5 menit, dipanggil deh…

Yuli: Pagi Dokter
DR SR: Pagi,.. haloo kira.. apa kabar mmh… imunisasi campak ya?
Yuli: mmhh.. dok.. boleh ga langsung MMR aja?
DR SR: Tapi kira belom bisa ngomong ga papa?
Yuli: Ga pa pa dok. Dok,.. sekalian mau varicella boleh ga?
DR SR: Boleh. Jadi mau paha kiri, paha kanan?
Yuli: Iya dok.. ga pa pa…
DR SR: Ok,.. suster.. tolong siapkan MMR + Varicella.

*Udah deh… paha kanan MMR, paha kiri Varicella, Kira nangis pas disuntik ajah.. udah gitu. pas digendong.. dah diem*

DR SR: Ok bu,.. nanti kira 18 bulan berarti DPT+Polio yaa..
Yuli: OK dok,.. terima kasih.

*Jemput bumi n papa dilapangan*

FAZ: Haloo sayang (ke kira).. tadi abis di suntik yaa… Disuntik apa ma?
Yuli: MMR + Varicella
FAZ: kok mama ga nurut sih sama papa?
Yuli: Ya iyalah,.. kalo mama yakin sama apa yang mama pilih, kenapa harus ikut papa.. (keras kepala.com)
FAZ: aduuh.. kacian kira.. disuntiknya 2 kali yaaa… (ga ngebahas or ga marah karena mama kasih MMR ke kira).

—————–
Massage-nya:

Hayooo teman2,… kita sebagai orang tua alias konsumen kesehatan.. adalah penentu utama dalam menentukan yang terbaik untuk buah hati kita masing-masing….

Kalo kita yakin apa yang kita kerjakan adalah yang terbaik,… kita harus mampu menularkan keyakinan kita tersebut pada orang lain.. entah pada pasangan kita sendiri maupun pada dokternya.

Dokter boleh menyatakan pendapatnya,.. tapi kita (orangtua) adalah wakil dari anak2 kita sebelum mereka dapat menentukan yang terbaik untuk dirinya sendiri.

Yuuk kita buktikan kepada anak2 kita.. vaccine is an act of love.. bukti cinta kita kepada anak2..

rgds,
-yuli-
mamabumi&kiradeg2ansih..kiraagakangetnrewel,untungmimiasinyabanyak

Posted by mamabumi in 05:58:23 | Permalink | No Comments »

Wednesday, August 8, 2007

si KaKak Jealous??…

halo mba aries,.. hehehe.. pasti lagi serba salah yaa?..
mmhh…kebetulan, waktu sebelum melahirkan ade kiera (4.5bulan),
saya dapat “masukan” dari beberapa teman bagaimana untuk menyiapkan
si kakak agar dapat menerima adiknya.

berdasarkan pengalaman temen2.. akhirnya waktu mulai hamil si ade,..
saya mulai “mencuci” otak si kakak,.. caranya?…



kebetulan si kakak seneng banget sama buku.
saya belikan beberapa buku yang berhubungan dengan munculnya si ade,
diantaranya:
1. aku tetap disayang.
2. dari mana aku berasal.
3. dll…

di buku itu dijelaskan, dengan bahasa yang sederhana..”bagaimana
kondisi si kakak yang mula2nya cemburu sama adiknya.. yang akhirnya
si kakak menyadari bahwa waktu si kakak kecil.. juga mendapat
perhatian yang sama *seperti mama memperlakukan ade saat ini*..
sampai si kakak merasa “seneng”.. karena dengan kakak mendapatkan
adik, maka si kakak bisa mengajarkan adik main bola,.. sekolah
bareng dll.

alhamdulillah,.. bumi (3.5 tahun), waktu adiknya lahir… tidak
terlalu cemburu.

tips lainnya,.. kata temenku,.. jangan sampe si kakak
merasa “terancam” dengan kehadiran si adik…

akhirnya… kalo dirumah,.. aku usahakan megang “kakak” duluan,…
misalnya pulang kantor,… main dulu sama si kakak,.. nanti kalo si
kakak sudah puas… baru saya pegang adiknya.. *kalo belum
tidur*…. yang repot,..kalo si ade tiba2 bangun.. trus si kakak
lagi dibacain buku,.. biasanya saya minta ijin dulu sama kakak untuk
gendong/nenenin ade-nya… ntar kalo kakak “belum” ngijinin..saya
diemin dulu ade-nya *walopun ga tega juga,.. abis si ade.. kalo
nangis.. bisa bikin heboh..*.. biasanya nanti kakak bakalan
ngalah…”mama,.. ade nangis,.. pengen nenen…”. nanti kakak
ngebiarin aku nenenin ade-nya… kadang2 si kakak tidur sendiri
sambil ikutan ngusap2 kepala ade-nya.

kalo sabtu minggu,.. aku suapin kakak makan,..aku mandiin si kakak,
sementara ade-nya abis nenen/abis dimandiin, aku kasih ke
pengasuhnya.

alhamdulillah sih,.. kayaknya si kakak cukup mengerti. suatu saat
pas saya lagi main sama si kakak, ade-nya nangis… si kakak malah
bilang..”mama… ade-nya nangis,.. pengen nenen…mama boleh kok
nenenin ade…”

duuuh.. kalo udah gini terharu deh,… apalagi kalo misalnya si
kakak bangun tidur,.. pasti yang pertama dicari adalah kepala
adiknya… trus.. sambil bobo..kepala adiknya dicium n diusap2.. dan
si ade.. kalo bangun tidur.. suka ngeliat2 ke atas.. hehehe.. cari2
kakaknya kali yaa…

yaah,.. tapi jealous sih tetep ada,.. biasanya si kakak tarik kaos
kaki ade-nya.. trus sembunyiin di manaa gituuh.. or,… kalo lagi
kesel.. alas tidurnya di-unyel2 trus dimasukin ke bawah kursi..
hehehe..

halaah,.. sori.. jadi ngalor ngidul… btw,.. ini ada 2 artikel.
mudah2an bisa meng-inspirasi.

rgds,
-yuli-
mamabumi&kiera
=========================


http://parentcenter.babycenter.com/refcap/preschooler/pbehavior/65511
.html

http://www.aboutourkids.org/aboutour/articles/siblingtips.html

Posted by mamabumi in 02:06:04 | Permalink | Comments (2)

Monday, July 3, 2006

Ternyata bumi “turunan” constitutional growth delay!!

dear sps,.. hehehe.. mau sharing dikit ah…. mudah2an ga terlalu oot.. dan mudah2an bisa menenangkan parents yang punya masalah “underweight” si kecil..

bumi di umurnya yang 29 bulan.. berat badannya “stabil” di 10-11 kilo.

selain makannya yang picky eater banget,… trus… ga bisa diem….plus.. sekalinya makannya banyak,… pup-nya juga banyak…truss..kalo liat growthchart.. jadi stress sendiri… gimana engga,.. lama2 garisnya makin menjauhi percentile 5.

hari minggu kemaren,.. kebetulan ada arisan keluarga di sukabumi….. nah.. disana akhirnya saya menemukan penyebab “kenapa” bumi bisa kayak “begini”.. hehehe.. ternyata faktor turunan dari keluarga ibu saya…

ada 1 orang sepupu saya,.. cowok.. sekarang baru kelas 2 smp…. dulu niiih… anak ini juga “Picky eater” banget… mulai dari makan yang hanya mau pake tahu isi (gehu = toge tahu),.. atau pake kering kentang,.. atau pake tempe tepung atau pake peyek kacang + kecap.anak ini,… anti banget sama yang namanya ikan,… ayam,.. daging…. dulu.. tante saya juga stress dan bingung sendiri sama anaknya ini.. sementara adiknya (perempuan)… pemakan segala…

tapi.. waktu saya ketemu kemaren,.. waduuuh.. pangling banget… sekarang udah tinggi banget… trus juga udah ga sekurus dan “sesulit” dulu… makan udah banyak.. (akhirnya sekarang udah jadi buldozer)… sayur.. mulai dikit-dikit mau…(ayam sii.. tetep “anti”….).. dan ibunya sekarang udah bisa bilang..”huuu…dulu siih.. udah dikasih macem2 vitamin juga ga efek!”

alhamdulillah.. kalo soal kecerdasan siih… kayaknya lumayan… sepupu saya itu.. bisa masuk smp negeri favorit di sukabumi.. dan masuk ke kelas unggulan juga.. (hehehe.. padahal makannya cuman pake tahu goreng or kentang kering doang…)

naah.. saya makin tenang deh.. mmmhh.. jangan2 bumi juga seperti itu yaa…

apalagi… saya inget,.. adik saya yang laki-laki.. (sekarang udah 29 taun!..) pola “tumbuhnya juga seperti sepupu saya juga…. sampai kelas 2 smp.. badannya “imut2″ banget… tapi bo’.. begitu masuk kelas 3 smp.. busyeet…. makannya juga gila2an (malah sekarang buncit.. hehehe…).. dulu juga termasuk picky eater.. tapi sekarang.. malah jadi pemakan segala juga…

terus,.. saya jadi inget 1 artikel yang dulu didapat pas saya lagi heboh2nya sama masalah berat badan bumi (pas bumi umur 15 bulan)… ternyata.. dari artikel tersebut “banyak” benernya juga,..terutama tentang constitutional growth delay, diantaranya:

1. banyak terjadi pada anak laki2.

2. tidak terdapat gejala yang mengkuatirkan.

3. anak tersebut termasuk “telat” memasuki usia pubertas,.. tapi saat memasuki usia pubertas.. bisa “mengejar” ketinggalannya…

mmhhh.. Insya Allah yang ada yang di-cemas-in deh sama urusan berat badannya bumi. tokh alhamdulillah.. sampai sekarang juga tingkat kecerdasannya juga sesuai standar dan anaknya hepi-hepi ajah.. malah.. kadang2.. kalo ga mau makan,.. makanan yang ada dimulut.. dilepehin,.. trus di-umpetin dikolong kursi… semakin dibilang “jangan”.. semakin banyak makanan yang “disimpan” di kolong kursi.

satu lagi.. hehehehe.. aki + ani-nya juga udah “pasrah”.. dan ga berusaha lagi untuk kasih jamu cekokan,.. minyak ikan,.. or segala macem vitamin.. hehehe…

uppss,.. maaf.. pagi2 udah “kepanjangan”.. mudah2an bisa kasih inspirasi dikit yaa.. buat parents yang mengalami hal yang sama dengan saya…

 

rgds,

-yuli-

mamabumi

 

================

http://www.nutropin.com/patient/3_4_3_variations_pattern_growth.jsp

VARIATIONS IN THE NORMAL PATTERN OF GROWTH

Although most children follow the normal patterns of growth, a small number of children have growth patterns that differ from the typical model. These less common but normal patterns of growth include:

Growth rate changes in infancy

Delayed growth in normal children (constitutional growth delay)

It is not unusual for normal children under 2 years of age to cross percentile lines in either direction. This happens because the factors that affect growth before birth are different from those that govern growth after birth.

Upward or downward shifts

Babies who are small at birth often shift to a higher growth channel during the first few months of life, as they “catch up” to their own growth potential. On the other hand, large or average-size babies who have short parents may have slower-than-expected growth during the first months of life as they settle into their own growth channel. A downward shift in growth during the first 1.5 to 2 years of life may not be a cause for concern if the baby is healthy and thriving, if he or she has a good diet, and if height and weight are shifting together.

Ruling out problems

The healthcare provider who sees such a baby may ask many questions about the baby’s habits and behavior, and will perform a careful examination to make sure there are no physical problems. The baby’s height and weight should be measured carefully and marked on his or her growth chart every 3 months.

Achieving steady growth

At some point between the child’s first and second birthdays, the child should begin to maintain steady growth along the “new” percentile channel. After this new growth curve is established, height and weight should be checked and plotted on the growth chart every 3 to 6 months until age 3, and every 6 to 12 months after that. As long as the child is healthy and growing at a normal rate, no special treatment is needed.

Delayed Growth in Normal Children (Constitutional Growth Delay)

This type of growth pattern is one of the most common causes of parental concern about growth. Constitutional growth delay is the term used to describe children who:

* Are small for their age (growth is at or below the 5th percentile line on the growth chart)
* Are growing at a normal or near-normal rate
* Have a delayed bone age (usually 1 to 4 years behind their chronological age)
* Are late in entering puberty
* Have no signs or symptoms of diseases or conditions that affect growth
* Catching up after puberty

Constitutional growth delay is more common in boys than in girls. These children often are shorter than other children their age before they start school. If good growth records are available, one or more periods of slow growth during early childhood may be seen. These children do not catch up in their growth until after the pubertal growth spurt. They continue to grow at the slow, steady rate of childhood for longer than most of their friends.

When they finally enter puberty at about age 15 for boys and 14 for girls, they have a normal growth spurt and normal sexual development. Their adult height usually is similar to that of their parents. Constitutional growth delay sometimes runs in families. Often there is a history of delayed growth and adolescence in the child’s parents and other relatives.

Finding the real cause of growth delay

As with familial short stature, the diagnosis of constitutional growth delay may depend on excluding other causes of short stature. To do that, the healthcare provider may order some laboratory tests before making the diagnosis.

Posted by mamabumi in 01:39:08 | Permalink | Comments (1) »

Monday, May 29, 2006

Bumi kena CaCaR Aer

beberapa waktu yang lalu,.. di milis sehat… ada yang tanya mengenai vaksin cacar air.. karena memang di jadwal imunisasi IDAI,.. vaksin cacar air ini diberikan pada umur 10 tahun.

tapi.. menurut rekomendasi CDC Amerika.. vaksin cacar air ini bisa diberikan pada umur > 12 bulan.

alhamdulillah bumi udah dikasih vaksin cacar air ini pada umur 17 bulan…

naah,. manfaatnya baru kerasa sebulan yang lalu,.. kliatannya bumi kena cacar air,… tapi alhamdulillah banget… efeknya ga separah kalo misalnya bumi ga dikasih vaksin cacar air ini….. kliatannya basa basi ajah gituh….. ga kebayang.. kalo seandainya bumi ga dikasih vaksin cacar air!.. hiiiiii!… kasian amat…

udah gini.. mamabumi jadi mikir.. mhhh…. mungkin “keuntungan” dari vaksin ini berlaku juga untuk penyakit lainnya,. misalnya mmr… (hehehe… banyak dokter + ortu yang masih rada takut juga niih.. kasih vaksin ini).. mmr itu bisa melindungi dari 3 penyakit: gondongan, rubella dan campak… jadi bisa dibayangkan.. gimana beruntungnya kalo si anak udah dikasih vaksin,.. walopun misalnya “kena”.. pasti ga separah.. kalo anak itu ga di imunisasi…

mmhhh…. alhamdulillah juga bumi udah dapet mmr,….Insya Allah.. misalnya terpaksa “kena” virus, mungkin juga ga akan parah2 amat.. soal autis atau nunggu bicara?.. hal ini juga ga berlaku buat bumi.. alhamdulillah sejak umur 26 bulan,. hehehe.. makin cerewet abis,.. padahal umur 15 bulan di mmr looh!.. hehehe.. Insya Allah ga ada hubungan antara mmr vs autis.. Amiiin!…

*******

dear mommy andrew,..

saya sharing pengalaman dikit yaa…waktu itu bumi imunisasi varicella kalo ga salah sekitar umur 18 bulan.(waktu itu gagal minta simultan dengan mmr-nya pas umur 15 bulan….soalnya rada shock waktu dsa-nya suruh bumi tes mantoux hehehe….).

2 minggu yang lalu,.. ditubuhnya bumi terlihat ada beberapa benjolan.di punggung 3 biji,.. trus dikepala 3 biji. saya rada curiga ini cacar air,.. pas dibaca2 lagi artikel (terutama tentang gejalanya)…mmhh.. kok rada ga pas yaa.. soalnya tercantum gejalanya adalah ada panas, dll dll..sedangkan bumi kok ga panas..

untuk meyakinkan kesimpulan yang saya ambil,.. akhirnya sabtu sore papabumi memutuskan untuk konsultasi ke dsa.(bukan dsa yang biasa,.. soalnya sabtu sore ga praktek). dan ternyata cacar air.

diresepkan: 1. cefat. 2. zovirax. 3. sabun mandi (lupa).

beberapa waktu yang lalu,… saya baca pengalaman mba sari wardani tentang penanganan cacar air untuk ketiga anaknya.disitu dibilang: 1. untuk benjolan yang bernanah –> dikasih garamycin. 2. untuk benjolan yang biasa –> dikasih zovirax/acyclovir.

tapi saya juga pernah baca komentar dr wati.. menjawab pertanyaan mba mirna muska tentang anaknya yang kena cacar air.. (yang kliatannya gejalanya sama seperti bumi… muncul sedikit.. dan ga pake panas)… penanganannya cuman mandi + dikasih dettol.

akhirnya saya memutuskan untuk “nebus” obat berupa: 1. zovirax. 2. garamycin (tadinya untuk jaga2 kalo ada benjolan yang bernanah, 3. dettol.

ngeliat bumi yang sama sekali ga terganggu dengan benjolan2nya itu (garuk2 juga ga dilakukan)… saya memutuskan bahwa bumi hanya butuh mandi pake dettol aja… .

lagian .. kalo ga salah.. pada waktu itu.. udah dibahas panjang lebar..(kalo ga salah sama dr ian ya?..) bahwa acyclovir itu mengobati virus herpes simplex.. (bukan herpes zooster = virus cacar air)… tapi sesekali papabumi kasih zovirax-nya… katanya… biar ga ada bekasnya.. (appaa..coba)….waktu saya forward imel-nya dr ian,.. hehehe… lama2 salepnya juga di-anggurin.

alhamdulillah… selama seminggu… benjolan2nya udah ilang. yang tersisa cuman 1 yang dikepala.. tapi juga udah kering… sementara saya denger.. ada anaknya temen (umur 6 taun).. kena cacar air. memang si anak blum mendapat vaksin varicella,.. jadi yang keluar.. bener2 parah.

artinya sesuai dengan gejala yang ditulis di artikel, seperti: 1. panas/demam. 2. benjolannya banyak dan gatal. makanya… saya dan suami.. merasa bersyukuuurr.. banget.. bahwa bumi udah dapet imunisasi cacar air.

jadi.. kemaren itu.. cacar air-nya juga basa basi. soalnya.. saya ngebayangin.. seandainya bumi kena cacar air separah anaknya temen saya itu.. waduuuh.. ga kebayang gimana kasiannya bumi.. pasti heboh banget deh… (apalagi bumi demen garuk2 bekas luka….weleeeh,, pasti bikin papanya tambah senewen dengan bekas cacarnya itu.walaupun juga nanti lama2 ilang…)

jadi.. menurut saya pribadi,…. kalo ada uang lebih siih.. mendingan imunisasi cacar air gituh.. kayaknya.. uang yang dikeluarkan.. ga percuma.. kalo dibandingin.. dengan penderitaan si anak..

hehehe.. ini pendapat pribadi lho mommy andrew….. tetep mommy andrew yang memutuskan yang terbaik buat andrew…halaaah…. jadi panjang deh.. maaf yaa!..

rgds,

-yuli-
mamabumi
Posted by mamabumi in 01:16:13 | Permalink | Comments (1) »

Wednesday, March 29, 2006

bUMi yang KuRuSS…

mmhhh…. kalo dari foto-nya… kliatan kurus banget ga siiii??

 

—–Original Message—–
From: psukri
Sent: Tuesday, March 28, 2006 5:29 PM
To: sehat@yahoogroups.com
Subject: [sehat] [Sharing] OOT: bumi yang kurus…
 
dear all,..
maaf banget yaa.. kalo penuh2in inbox ajah.. tiba2 ter-inspirasi untuk
nulis.. akibat membaca postingan2 mba lea yang sebenernya siih ujung2nya
adalah “anak kurus, digimana-in doong?”..
terus terang.. sebenernya kalo dibilang stress.. saya juga termasuk yang
stress dengan ukuran berat badan bumi (27 bulan).. yang.. hehhee…
bener2 stuck di 10-11 kilo.. (Seringnya sih di 10 kilo.. cuman sekarang
10 kilo “anget”)….
 
rasa2nya usaha juga udah macem2 dilakuin.. mulai dari bikin diet high
calory sesuai sarannya runi.. or ganti2 menu/suasana makan… sampe2..
akhirnya (lagi2) karena desakan ortu… pernah coba 2 macam vitamin
juga….
 
soal diet high calory alias, misalnya kasih lapis legit.
mungkin karena turunan ga suka cake-cake-an.. bumi juga ga selalu suka
kue2an ini.
 
palingan cuman icip-icip. ga pernah langsung abis 1 potong.
dibikinin jus alpukat or milkshake.. hehhee… ga mau juga…
dibikinin macaroni sampe di-iler2in sama sepupunya.. hehehe… cuman
ngiler juga.. pas coba disuapin.. hehehe.. ga mau juga…
 
kalo lagi gtm-nya muncul.. kdang2 cuman makan roti tawar yang dicolek
sama es krim.biasanya kalo bisa makan 1 lembar ajah selama seharian.. itu udah top
banget.
 
alhamdulillah.. bumi lagi2 masih suka buah.
walaupun buah-nya sekarang juga milih2, ga kayak dulu.. yang kalo
dikasih buah apapun pasti mau.
udah dicoba dibikinin pudding.. hehehe..malah ga mau..
dikasih yoghurt?.. wuaahhh.. sekarang sih udah ga mau lagi…
alhamdulillah.. bumi masih mau minum susu uht plain jadi mamanya ga
perlu repot2 cari alternatif macem2…
 
waktu dikasih minyak ikan?..
hehehe.. awal2 kliatannya da korelasi.
minum minyak ikan = napsu makan naik..
tapi seminggu, dua minggu.. hehehe..
susah makannya sih tetep ajah.
 
akhirnya.. menganggurlah minyak ikan.
 
trus.. nyokap mulai heboh lagi.
 
katanya.. cucu temannya tiba2 yang tadinya susah makan… dimasih
C****A..langsung makannya lahap.
 
sebenernya sih saya saya sudah yakin.. kalo.. hehehe.. ga berkorelasi.
gara2 nyokap bilang..”kamu sih ga ngerasa gimana stress-nya mama sehari2
yang menghadapi bumi, coba aja kasih.. sapa tau berhasil”.
akhirnya.. dibelilah vitamin itu..
 
hehehe. cuman sempet diminum 3 kali ajah..
bumi malah bilang..”ga,.. acem.. acem”.. (ga mau.. asem!…)
akhirnya ya sudah…
 
sekarang ga dikasih apa2..
 
tiba2 ajah udah 3 hari ini makannya mendadak banyak.
saya suka bilang sama mamah… “hehehe…. berkat C****A ya?”..
mereka sih cuman mesem2 ajah…
 
tapi.. saya bersyukuur.. banget dengan kondisi bumi (Walaupun dengan
berat badan yang pas2an).
 
dengan kondisi udara yang seperti ini.
rasa2nya kok daya tahannya bumi relatif bagus.
kadang2 biar mau makan,.. pagi2/sore2.. suka dibiarin maen selang (air
kecil) di halaman.
kadang2 sampe bajunya basah kuyup.
ngubek2 batu dan dilempar ke kolam ikan.
pagi2 main deket2 ayam piaraan tetangga yang berada di kandang.
kemaren.. sempet dibiarin sama aki-nya main ujan2an (pas ga ada petir).
alhamdulillah juga ga pilek.
 
kemaren,.. ada seorang teman yang. cerita.. anaknya masuk rs (hanya
gara2 sesak, panas, trus pake dibius segala + inhalasi).
padahal anaknya ini (baru mau 2 taun) gemuk (bayangin bo’.. 19 kilo!!)..
dan mau dikasih makan apa ajah.
 
kadang2 saya suka siriiik..banget denger crita2nya…
 
tapi akhirnya saya bersyukur…. .
alhamdulillah bumi sehat2 ajah…
alhamdulillah selama ini kemampuan motorik halus/kasar bumi terus
berkembang sesuai dengan umurnya..
alhamdulillah bumi semakin berkembang kemampuan verbalnya..
 
kadang2 suka malu sendiri.. bahwa disana masih banyak anak2 lain yang
tidak seberuntung bumi.
(maaf seperti almarhum ruben atau joan).
 
apakah tidak berlebihan kalo saya selalu “cemas” hanya dengan berat
badannya bumi yang minim banget, sementara disisi lain setiap hari ada
perkembangan disisi lain?…
 
memang kadang2 suka stress juga siih…
 tapi…yah.. mau di-gimana-in lagi….
 
waduuh.. maap jadi ngalor ngidul ke mana2..
maaf kalo ada kata2 yang ga berkenan…
rgds,
-yuli-
Posted by mamabumi in 07:22:24 | Permalink | Comments (2)

Thursday, December 1, 2005

setahun yang lalu…

ternyata.. bumi juga setahun yang lalu, pernah juga panas sampe 40 der celcius… waktu itu alhamdulillah udah gabung di milis sehat.. alhamdulillah juga papabumi rada “kuat”.. (apa karena “terpaksa.. karena masih liburan lebaran.. trus para dokter blom praktek yaa?….).. jadi bumi udah dikasih “home treatment”…

pengen aja posting lagi… biar mengingatkan bahwa suhu tubuh yang tinggi, bukan berarti penyakitnya parah.. dan makin “menguat”kan bahwa yang paling penting kalo anak demam.. adalah cari penyebabnya, jaga asupan cairan  dan jangan panik

To:
 
Subject:
[sehat] [Sharing] Bumi demam abis Lebaran
 
Dear dr wati & sps,.. met lebaran.. mohon maaf lahir batin…(maaf
telat,.. soalnya baru masuk kantor.. hehehe…)selama liburan lebaran
kemaren banyaak.. banget pengalaman berharga yang didapat.. mulai dari
ngurus bumi (hanya berdua sama suami) sampe pada akhirnya pengalaman
mengatasi demam-nya bumi (pernah sampe 40C) tanpa obat (hehehe.. cuman
tempra selama 2 hari = 4 kali).. plus baca2 hardcopy artikel demam plus
support dari gendi + runi.. yang meyakinkan kami bahwa penanganan atas
demamnya bumi sudah bener….
 
sekali lagi saya ucapkan banyak terima kasih, terutama buat runi+gendi atas
support-nya plus buat milis ini yang sudah memberikan pembelajaran buat
kami, baik dari artikel2 yang pernah di posting maupun sharing dari pada
sps,… alhamdulillah. ternyata ilmu2 yang didapat dimilis ini benar2 real
dan dapat diterapkan buat bumi….
 
dalam email ini saya pengen cerita “pengalaman” kemaren… siapa tau bisa
bermanfaat buat sps…dan maaf buat yang ga berkenan.
-yuli-
mamabumi
============
Minggu 14 November 2004
Lebaran pertama.. keliling2 pulang jam 8.00 malam… sepanjang jalan
pulang.. bumi tidur pules sambil nenen dimobil.. sampai rumah.. bumi masih
lelap.. sampe2.. pas lagi diseka pake air hangat ga keganggu sama sekali.
Senin 15 November 2004
Bertiga dirumah.. papa + mama bumi kerja bakti… bumi masih seperti
biasa… sore2 papa bumi mulai ga enak badan.. minum neozep.. mamabumi juga
mulai sakit tenggorokan.. jadi.. dibanyakin minum air putih..
 
Selasa, 16 November 2004
Papabumi masih ga enak badan… suhu tubuh bumi masih normal,.. sore2 ke
rumah kakak ipar,.pulang jam 8.00 malam… sepanjang jalan pulang.. bumi
bobo sambil nenen… dini hari jam 1.30.. badan bumi hangat.. saya ambil
termometer.. ternyata suhunya sudah 38.7C… bumi ga rewel… tapi karena
keburu takut.. bumi dikasih tempra.. sesuai dengan umur bumi.. dikasih 1,2
ml… bumi nenen lagi.. terus tidur..
 
Rabu 17 November 2004
Bangun tidur, bumi masih panas.. suhunya udah 39,2C… pagi2 (karena
mendung…) bumi cuman di-lap pakai air hangat. masih ceria.. dibikinin
soup ayam+tahu+wortel… cuman dimakan setengahnya… udah gitu ga mau
lagi…., minum air jeruk.. abis 1 buah (+/- 50cc) setelah ganti baju..
bumi mau-nya nenen terus, ga mau lepas….badan lemes….terus saya cari
artikel fever in children + demam-home treatment yang pernah diposting
dimilis.. katanya.. kalo demam… harus banyak minum air,…. bumi masih
nenen + sekali2 minum susu,.. saya kurang pede.. takut asi kurang), air
putih udah ga mau lagi.. air jeruk yang biasanya doyan juga ga mau.. trus
saya baca tanda2 dehidrasi (ga pipis selama 6 jam, mata cekung dll), trus
saya chek kondisi bumi.. ternyata,, pipsnya masih banyak.. alhamdulillah..
ternyata bumi ga dehidrasi.. sore2.. panas bumi naik sampai sekitar 39,7 -
40,1C… rada ragu mau di-”rendam” air panas…. (sesuai artikel)..
 
alhamdullilah suami dan kakek+neneknya bumi mendukung.. ga perlu buru2 ke
dokter.. cuman sempet down juga.. ngeliat bumi yang lemes abis dan panas
yang ga turun2…. papanya bumi sempet ngajak ke dokter.. tapi saya kasih
masukan.. “nanti kalo ke dokter. paling obatnya sama, dikasih tempra.. or
dikasih AB…).. kebetulan papabumi juga ga suka kalo bumi dikasih AB tanpa
alasan yang jelas…mmhh.. butuh support…..mmhh.. menghubungi siapa ya
yang bisa kasih support?.. mmhhh… telepon cikal.. ternyata tutup..
 
akhirnya saya inget “bapak” demam = gendi… waah.. gimana cara dapet nomor
teleponnya?… gendi + runi = feui93, (adek kelas pas jaman kuliah) runi =
keponakan tante santo,.. ibu-nya runi satu pengajian sama neneknya bumi..
akhirnya.. telepon kerumah ibu-nya runi.. dapet nomor telepon runi….
 
akhirnya saya telepon runi… dikasih tips2 + pengalaman runi+gendi waktu
menghadapi demamnya pasha.. ternyata penanganan kami ke bumi sudah tepat..
cuman yang belum dilakukan adalah “merendam” bumi di air hangat… akhirnya
sore2 jam 5.10-an.. bumi direndam di air hangat… pas direndam.. bumi
ceriaa.. banget.. masih mau maen2 air.. alhamdulillah.. kami jadi semangat
lagi.. selesia mandi.. diukur lagi suhu tubuh bumi..alhamdulillah.. 36,8C..
 
tapi kok perlahan2 naik2 lagi samoe 40,1C.. dan bumi jadi lemes lagi (alias
nenen dan ga mau lepas..),.. sempet rada panik juga…. kembali mikir mau
dibawa ke dokter…cuman kembali inget.. mengenai “kapan harus menghubungi
dokter”.. akhirnya papabumi telepon gendi lagi…. trus dapet masukan bahwa
pasha juga demam sampe 2 hari.. dan tingginya suhu badan.. bukan merupakan
indikasi bahwa penyakit makin parah… kami jadi lumayan tenang.. dan terus
berusaha kasih bumi banyak cairan (susu botol + air jeruk + air putih +
pedialyte udah ga mau),.. waah.. bumi maunya nenen.. akhirnya saya minta
beliin pocari sweat + banyak minum air putih + makan banyak + makan kacang
hijau dengan harapan agar supply asi terus meningkat… alhamdullillahnya..
bumi ga rewel.. mungkin saking lemesnya kali.. jadi hanya diem aja….
 
akhirnya jam 7.00 malam bumi tidur sambil nenen.. tengah malem.. saya
periksa.. ternyata pampers-nya bumi “penuh”.. pas diganti.. bumi bangun..
senyum.. terus…diukur suhunya.. ternyata masih 39,2C.. nenen lagi.. trus
tidur sampe pagi.
 
Kamis 18 November 2004
Bumi bangun jam 5.30-an.. masih lemes….nenen lagi.. jam 6.30 dikasih soup
ayam+wortel+jagung+kacangpolong+telor puyuh.. hanya dimakan beberapa suap
aja.. udah gitu ga mau lagi., dan sekarang ditambah pake rewel….kembali
nenen terus…. ga mau dikasih air putih/pedialyte/susu… pas ngeliat saya
minum pocari sweat,, bumi pengen.. saya kasih untuk jilat2 aja…dikasih
roti+keju. juga ga mau…akhirnya saya biarnya bumi nenen aja.. jam 11-an..
 
alhamdulillah suhunya makin menurun.. sudah 38,7C.. akhirnya coba dikasih
es krim.. mau.. tapi itupun juga cuman 1 sendok teh aja. (saya juga takut
batuk juga..)… semakin sore suhu tubuhnya makin menurun,.. akhirnya sore2
suhunya sudah 36,8C.. alhamdulillah…
 
Jum’at 19 November 2004
Bumi bangun seperti biasa… mandi pakai air hangat… makan?.. mmhhh..
masih belom mau.. bahkan dikasih keju.. ditolak dengan sukses…
trus….siangnya dikasih mangga… juga ditolak juga…. ya udah ga pa
pa… yang penting masih mau nenen.. dan.. sore2 saya kasih bubur kacang
hijau + susu.. alhamdulillah mau…. (walaupun porsinya sedikit
banget..)… dan setelah makan + mandi.. hehehe.. bumi kembali ga bisa
diem.. mulai ngerambat ke mana2 lagi + ke tempat favorit-nya.. hehehe..
area batu2an deket kolam.. waah.. senangnya…. berarti bumi udah normal
kembali…. alhamdulillah Ya Allah.
Posted by mamabumi in 10:17:01 | Permalink | No Comments »

Tuesday, November 29, 2005

waduuh gimana yaa? panas sampe 40 der celcius

ini pengalaman dari bijan (10 bulan). ponakan tercinta yang minggu lalu panas lebih dari 3 hari.. trus..panasnya pernah mencapai 40 der celcius..

karena mamabumi jadi ga yakin  dan agak2 ragu dengan ilmu dari SEHAT, apalagi dengan pernyataan “takut.. nanti kalo kejang.. bisa merusak otak”… jadinya mamabumi tanya ke milis sehat.. alhamdulillah banget dapet quick reply dari dr wati.. dan hehehe… shereen alias bundanya mamat lewat japri….

semoga kalo ada kejadian “gini” lagi… mamabumi tetep konsisten dan yakin.. amiin….

—– Original Message —–
From: “Pudji Yulianti Sukri”
To:
Sent: Thursday, November 24, 2005 8:01 AM
Subject: [sehat] [Tanya] Waduuh..gimana yaa ..? (Panas sampai 40 der kata dr
A harus di opname dan kata dr B harus minum antibiotik)
 
dear dr wati, all docs, sps,..
keponakan saya bijan (10 bulan) sudah demam dari hari minggu jam 10-an..
sampai dengan hari selasa sore panasnya mencapai 39.9 der C dan selasa
malam mencapai 40 der C.treatment yang diberikan dari hari minggu sampai dengan selasa sore adalah banyak minum, direndam..
 
pada selasa siang dan sore.. muntah 2 kali.. dan sepertinya keluar lendir..
kliatannya bijan demam karena batuk..
 
pada selasa malam.. karena panasnya mencapai 40.3 der C, ibunya bijan
menghubungi dr A (dsa yang biasa).. dan tanggapannya
“aduuh bu,.. cepet2 dibawa ke rs deh.. panasnya udah > 40 der C”..
(padahal selama ini saya anggap beliau termasuk dr yang cukup “ok”)..
 
Kebetulan bapaknya bijan adalah dokter.. jadi. katanya.. karena panasnya
udah > 40 der C jadi dikasih stesolid (0.5).. dengan pertimbangan “takut
merusak otak”…
 
Sebenarnya saya kurang setuju dengan pemberian stesolid tersebut.. tapi…
saya pikir “mendingan” dari pada langsung dibawa ke rs dan dirawat.
(saya juga sudah berikan makalah demam dari bahan pesat 4,… ternyata kalo
demam karena batuk/pilek/flu.. InsyaAllah tidak menyebabkan kerusakan
otak.. btw.. bener ga sih dok/sps?)
 
pada hari rabu.. mengingat demamnya udah 3 x 24 jam dan pernah > 40 der C..
maka diputuskan untuk konsultasi ke dsa paru anak…
saya udah wanti2 sama adik saya.. bahwa.. misalnya kalo diresepkan
antibiotik/puyer.. jangan mau.. misalnya mau dikasih obatpun.. minta aja
ventolin (inhaler).. karena batuk/pilek..
Sebelum masuk ke ruang dokter.. bijan.. diukur dulu suhunya.. ternyata udah
turun jadi 38.8 der C
 
Ternyata dsa tersebut meresepkan obat:
1. Zithromax 90 mg ( 1 x sehari)
2. Puyer : Panadol 90 mg + diazepam 0.75mg, CTM 0.5 mg (12 bungkus..
diberikan kalo demam)
3. Puyer: Ventolin 0.4 mg + Triamcort 1.5 mg —> katanya untuk “radang”
 
****************
Pas adek saya coba beragumen:
Icha (Ibunya Bijan): “Dok, kok dikasih antibiotik,.. kata dr wati.. demam
ga perlu anti biotik”
Dr : “Bu, ini demamnya udah > 40 der C, JADI HARUS DIKASIH ANTIBIOTIK, kalo
ibu ga yakin.. boleh tanya aja ke dr wati”
…(ibunya bijan jadi ga enak hati)…
 
Icha: “Dok,.. maaf nii… kalo bisa jangan dikasih puyer”..
Dr:”Ibu,.. kalo ga dikasih puyer.. nanti obatnya jadi banyak”…
 
Icha: ” Dok,.. obat2 ini aman ga ya.. buat ginjalnya bijan”..
Dr: ” Ya aman dong bu,.. kalo ga aman.. saya ga jadi dokter”..
(waduuh)……
**************
ternyata… malamnya bijan demam lagi… pas jam 12.00 diukur.. panasnya
mencapai 39.9 der C lagi..
trus bijan agak rewel…. ga nyaman kayaknya.. jadi dikasihlah puyer demam
itu + antibiotik + puyer radang
trus.. minum susu… dan jam 1.20 tidur…
jam 5.00 diukur lagi.. suhunya turun menjadi 38.4 der C.
 
Yang ingin ditanyakan:
Bagaimana ya dengan obat2 tersebut?… Kalo menurut saya sih ga usah
dikasih lagi… (apalagi antibiotiknya).Tapi jadi ragu juga…. karena
panasnya juga udah dari hari minggu (sebenernya kan panas pasti tetap ada
selama infeksinya masih ada kan yaa?…)
Mohon saran dan pencerahannya ya sps….soalnya saya butuh argumen/pendapat
tambahan tentang pemberian obat ini… saya juga jadi gamang juga niii..
(padahal kalo menurut teorinya sih.. demam ga perlu antibiotik….
batuk/pilek.. ga butuh obat…paling2 paracetamol.. untuk pain killer
aja)….tapi tetep aja rada ga yakin.. apalagi untuk urusan “takut otaknya”
rusak..
makasih banyak lhoo..
rgds,
 
-yuli-
mamabumi
 
RESPONSE 1:
dari dr wati
Dear
Mari kita sama-sama belajar
 
Mari kita buat summary PESAT:
1. batuk .. indicating ada infeksi virus
2. infeksi virus pasti demamnya tinggi
3. Kejang demam. kalau akan terjadi kejang demam maka terjadinya di 24 jam
pertama demam. Di lain sisi, kita semua tahu bahwa kejang demam tidak bisa
dicegah
4. PESAT tanggal 19 november kemarin .. Dr Apin menerangkan … (1) tidak
ada yang namanya obat batuk; (2) antihistamin (termasuk CTM) tidak ada
gunanya untuk pilek, batuk … antihistamin untuk alergi
nah .. kalau saya jadi mamanya bijan
1. saya observasi, sesak atau tidak; asma atau tidak
2. saya berikan minum banyak
selebihnya .. saya tunggu … kalau virus kan dengan waktu akan membaik
dengan sendirinya
salam hormat untuk mama papanya bijan
wati
 
RESPONSE 2:
shereen - bundanyasimamat
Yull…ajegile obatnya… serem amattt, malah ada yang tidak bisa diberikan ke anak bayi… gileee lu!!!jangan dikasih ahh… stop aja…

Lu kudu inget.. panas gak bikin otak rusak…, Bijan gak kejang demam kan?? meski kejang demam pun itu tidak akan merusak otak, apalagi kan udah kelihatan dia batuk. Trus lagi dikasih stesolid, apa Bijan pernah adsa history kejang demam berulang?? SUruh Icha baca artikel demam and kejang demam lagi YUl.

Kasih tuh print dari medicastore… indikasi, kontradiksi/efek samping penggunaan ke Icha and lakinya!! ngambung gak sama penyakit Bijan, yang gw yakin 100% itu karena virus. Suruh mereka pikir!! gile mo ngeracunin si Bijan apa??? inget ginjalnya doi Yul…., and suruh dokternya minum tuh obat dulu!

Sorry banget ni gw jadi emosi jiwa… kasian Bijan Yull…, ayo neng jangan jadi gamang yaaa…

Posted by mamabumi in 00:12:01 | Permalink | Comments (1) »

Friday, September 23, 2005

Imunisasi Simultan vs Batuk Pilek vs Susah Makan (lagi?!!..)

Dear dr wati, docs n sps,..

hehehe.. moga2 pada ga bosen. baca sharing saya…. abis.. pengen sharingaja.. siapa tau sps lain juga mengalami hal yang sama dengan saya,.. trus..agak2 was was tentang kondisi si kecil.. plus jadi rada2 ga pede menerapkan ilmu “sehat” dalam kehidupan sehari2..

saya juga terus terang kalo lagi “down”.. ngerasa kalo ilmu SEHAT itu…..cuman teori-nya aja.. (maap ya dr wati..) alias…ga mudah/ga mungkin diterapin dalam kehidupan sehari2.. tapi percaya deh sps,…. sebenernya semua itu kembali lagi ke diri kita… dan cuman kita sendiri yang bisa menjawab.. memang pilihan pada akhirnya ada ditangan kita sebagai orang tua.. milis ini “hanya”.. (hehehe… asli.. sebenernya ga “hanya” aja siih…) berusaha membuka hati/pikiran kita.. terhadap sesuatu yang “baru” tapi bener2 basic..

waduh.. panjang banget yaa.. pengantarnya…..saya mulai aja yaa, mohon maaf kalo sharing ini ga berkenan…

=========

APAKAH BATUK PILEK MERUPAKAN EFEK SAMPING DARI IMUNISASI SIMULTAN?..

Bumi melakukan imunisasi simultan antara varicella dan Polio waktu PIN tanggal 30 agustus 2005 kemaren…Pada saat itu, kondisi bumi ga terlalu fit…hidungnya agak meler… mungkin ini ketularan dari sepupunya.. bijan (7 bulan)…Kebetulan dsa-nya bumi praktek di RS P*** C****…… dan kebetulan pula RS P*** C**** membuka pos PIN juga.. jadinya bisa simultan.

Sebelum dsa melakukan imunisasi… bundanya bumi (adik saya.. ibunya bijan), meng-update dr,.. bahwa bumi agak meler… lalu dsa memeriksa bumi dulu.. dan menurut beliau:(1) kondisi bumi ok (pileknya ga parah) –> boleh imunisasi, (2) boleh imunisasi simultan antara varicella.

Akhirnya.. njuss…. bumi imunisasi simultan walopun dengan cucuran air mata..

Keesokan harinya…. (tanggal 1 September 2005)… ternyata bumi makin parah batuk n pileknya….kliatannya hidungnya mulai tersumbat…. makan juga.. hehehe.. susah euy…. cuman saya pesan sama orang rumah supaya terapi ala sehat aja… yang penting banyak minum… alhamdulillah bumi lumayan kooperatif.. artinya.. setiap abis batuk… pasti dia minta minum air putih biasa….

Tanggal 2 September yang mustinya long weekend yang ceria.. menjadi long weekend yang paling menyebalkan buat saya.. papanya bumi masih uring2an soal imunisasi simultan yang tidak disetujuinya.. dan mulai menghubung2kan imunisasi simultan dengan makin parahnya batuk pilek bumi…..

Saya sendiri saat itu. masih pede.. bahwa imunisasi simultan emang ga ada efek sampingnya.. tapi makin siang dan makin sore.. bumi makin rewel (ga mau makan, ga mau minum susu kecuali asi plus suhu badannya makin meningkat…. siang menjelang sore.. mencapai 38.7 C_ dan hehehe… papanya juga ikutan rewel suruh tanya sama dsa/dr wati/….. disuruh tanya tentang efek imunisasi simultan…

akhirnya…. untuk menjawab “kerewelan” papabumi plus mengurangi rasa bersalah saya karena telah mengambil keputusan imunisasi simultan, akhirnya saya sms dsa-nya bumi dan mba luluk.. (makasih banyak ya mba…)

* pendapat dari dsa-nya bumi (melalui sms) …..tidak ada kaitannya batuk pilek bumi dengan imunisasi simultan. waktu saya tanya bumi harus diterapi aja.. dr cuman bilang.. beri penurun panas kalo suhunya > 38.5.

* pendapat dari mba luluk….sama sekali ga ada kaitannya antara batuk pilek bumi dengan imunisasi simultan (liat kontra indikasi imunisasi di cdc), suhu tubuh bumi meningkat.. karena pada saat itu.. suhu tubuh bumi sedang “berperang” melawan virusnya…

dari kedua pendapat tersebut ditambah dengan membaca kembali kontra indikasi imunisasi plus baca efek samping dari imunisasi varicella… pede saya lumayan meningkat…

selama 3 hari..setiap malam. di kamar.. saya pasang teko listrik + minyak telon. ac dipasang pada suhu 25/26 C.. tengah malam.. ac dimatikan. bumi ditidurkan dengan memberi bantal yang relatif tinggi..lumayan juga… tidur nyenyak selama 1 1/2 jam.. udah gitu… bangun. karena batuk.. dan mau minum air putih.. baju.. hehehe.. basah kuyup….

yang paling heboh… bumi ga mau makan.. dikasih makanan biasa.. emoh..dikasih makanan yang lembut alias bubur2an.. ga mau juga…. dibikinin susu?… kebanyakan ga diminum…. yang ada maunya asi aja….

minggu 4 september 2005

papa bumi berhasil ngeliat ada sariawan besar dimulut kiri… wuaah..pantesan aja ga mau makan…. saya ngebayangin.. pasti tenggorokannya bumi juga sakit.. makanya ga mau makan… saya berusaha untuk sabar dan “menerima” knapa bumi ga mau makan.. walopun beberapa kali sempet frustasi dan stress juga.. akibatnya.. saya jadi sedikit “kasar” sama bumi…..sempet saya bilang..”bumi… mama ga mau kasih bumi nenen, sebelum bumi makan/minum susu”… yang ada papabumi hanya komentar “.. mama gimana siih.. orang bumi lagi sakit gini.. kok malah diancem2″…. akhirnya saya“tinggalin” bumi sama papanya dulu… saya mandi dulu.. plus menenangkan diri… yah.. sedih juga sih…… ngerasa serba salah gitu looo……….

beberapa hari ini.. bumi masih susah makannya… beberapa kali mau,..makanan masuk,…. ee..ga lama batuh. terpaksalah makanannya keluar lagi.. trus.. ga mau lagi deh.. minum susu juga begitu… buah yang biasanya mau… rada ditolak juga…. milih2…… akhirnya mau makan pepaya/melon/semangka aja.. diaksih yoghurt dalam cup. hehehe.. cuman 1-2 suap… pengennya yang dalam tube.. karena rada susah carinya.. akhirnya diakalin.. yoghurt dalam cup.. dimasukkan ke dalam plastik es. hehehe..berhasil dikit.. abis 1/2 porsi.. udah gitu ga mau lagi… 

batuknya udah lumayan mendingan.. melernya juga udah berkurang.. kaya-nya ga terlalu mampet lagi….akhirnya dapet juga yoghurt dalam tube,… besoknya niih.. dalam sehari habis 2,5 tube.. (lumayan….), abis susu juga ga mau siih….

 10september

mamabumi ikut seminar pesat,. papabumi tanding futsal.. (aduuh,, maaf ya bum… bumi sama aki n enin aja dirumah)…. ga rewel.. bahkan siang makan pake nambah segala,,, hehehe… abis kali 20 suap kata pengasuhnya……

trus… lagi ga bisa liat es buah (pepaya+melon+nanas+nangka) nganggur di kulkas.. pasti langsung bilang “buah.. buah”….

11september..

papabumi sempet mikir..”gimana kalo bumi dikasih susu P***S***E selama sakit/ga napsu makan?.. saya bilang… “ga mau”.. kan bumi tadi siang udah makan 15 suap + makan semangka + air jeruk…. dan ternyata..alhamdulillah… malamnya mau makan lagi.. abis 10 suap….

 12 september

pagi2 dibikinin pizza. dengan diameter 10 cm.. hehehe abis 3/4 porsi….kaya-nya bumi lagi “mamayu” nih… (kalo kata orang sunda sih.. lagi mulai doyan makan.. akibat kemaren2 sakit…)…

=========

 Hikmah yang mungkin bisa diambil:

Pertama….emang.. anak lagi sakit n ga mau makan.. bikin ortu.. terutama ibunya stress abis… cuman. ya gimana yaa?.. karena ga enak badan/tenggorokan sakit/idung tersumbat.. bikin males makan.

Kedua,.. dari pengalaman bumi,.. masih tergolong wajar.. anak ga mau makan selama sakit.. (selama bulan agustus sampe pertengahan septmber ini.. udah ada 2 periode bumi susah makan… masing2 ada kali sampe 10 harian)..

Ketiga,…akhirnya 2 hari terakhir ini bumi “napsu” makan… ini mungkin akibat badannya yang udah enakan.. padahal menu makanannya juga biasa2 aja.. ga special2 amat.. plus tanpa vitamin/obat apapun.

Keempat,..batuk/pilek ga parah, bukan halangan imunisasi.

sekali lagi,.. maaf.. kalo hanya bikin penuh mailbox sps,..

Posted by mamabumi in 07:20:22 | Permalink | Comments (1) »

Goodbye demam, diare, mogok makan…. welcome terrible two!!…(23.09.2005)

dear dr wati, all docs, n sps,...

pagi2 mau sharing dikit yaa….. kali ini tentang bumi yang “bermasalah” dari tanggal 17 agustus kemaren sampe hari ini… hehehe…. sebelumnya siih udah sedikit curhat sama bundanya mamat n maminya vilo.. cuman siapa tau ada sps yang mengalami hal yang sama, dan bisa ambil hikmah dari kejadian bumi ini….

Awalnya….

Tanggal 17 agustus… saya harus ikut upacara di kantor… bumi + papabumi + akibumi drop saya… dari jauh2 sebelum turun.. bumi udah saya kasih tau bahwa saya akan turun,… bumi nanti cuman sama papa + aki… bumi sih diem2 aja… sepanjang perjalanan nenen… pas sampe ditempat.. saya langsung bilang..”ayo bumi… nenennya udah yaa…. mama mau turun”… ga berapa lama dilepas….. trus saya turun… bumi melongo aja….. (pas pulang ke rumah.. ternyata katanya tadi bumi sempet nangis juga dimobil)…

sepanjang siang bumi maen sama papa,…. nah,.. kalo udah gini.. pasti semua jadwal amburadul… termasuk jadwal makannya…. ternyata bener aja.. pas saya nyampe rumah jam 12-an.. bumi lagi tidur.. dan katanya ga mau makan… cuman tadi sempet makan pir…

sore,… sebelum mandi….disuapin… masih ga mau juga… akhirnya cuman mau minum susu 70 cc…..jam 17.30 kita cabut mau makan sea food di jatinegara.. (dibela2in bo’ dari cinere…..)

nyampe disana jam 18.30-an,.. seafoodnya ada di lapangan parkir… trus pas turun.. bumi udah kliatan ngantuk.. tapi begitu liat asap yang mengepul dari tempat bakar ikan.. bumi “seger” lagi… trus tiup2 asapnya…. bumi heboh dengan es kelapa + es jeruknya.. pas ditawarin makan?.. hehehe… ga mau… hanya sempet 1 suap aja = nasi + udang… udah gitu ga mau lagi,..maunya liat asap or liat kepiting yang lagi dibersihin…oh iya.. karena makan dikaki lima…. jadi berasa banget “angin”-nya….pas pulang… bumi tidur sih.. cukup pules juga…..

The stories begin….

Nah.. besoknya (18.08.05) ..mulai niih berasa bumi demam…. naik turun tapi ga sampe 38.5 C.. aktivitas?.. jangan tanya.. tetep heboh, lincah, ga bisa diem… kaya ga lagi sakit aja tuh… cuman.. hehehe.. makannya lebih susah… ga mau buah.. cuman mau air jeruk aja…….. makan yang biasanya pagi + sore (siang cuman cemal cemil buah dll).. ini cuman sekali aja….dikit pula lagi.. tapi alhamdulillah susu masih mau + banyak minum air putih….

19.08.05

seharian ga mau makan…. demam udah turun.. udah sekitar 37 C (normalnya di 36.5 C)…. dari pagi sampe malam.. ga mau makan.. cuman mau susu 7 x 120 cc plus air jeruk… hasilnya?.. hehehe….. mulai 19.30 bumi diare….. banyak… tapi anehnya tetep ceria gitu.. malah ngajak maen…udah gitu diare lagi jam 22.00 dan 1.00 malam… abis diare yang jam 1.00 malam itu,.. bumi bukannya langsung tidur lagi.. malah ceria2…trus ngajak loncat2 di atas kasur…. hehehe..

20.08.05

diare masih berlanjut.. antara jam 6.00 - 10.00.. udah 2 kali keluar….masih tetep kaya’ malam… air semua, tapi alhamdulillah ga begitu banyak….. pagi2… mau makan…. ada sekitar 7 suap… itu juga disambi sambil main di lapangan basket… (seneng banget tuh…. karena ada lahanberumbut yang turun naik… trus ketemu sama beberapa anak tetangga yang kurang lebih seumuran)… 

siang.. tetep ga mau makan… sore2.. ga mau juga,.. ditawarin macem2 kue/yoghurt/es krim/roti…jam 14.00-an minum susu abis 120 cc…. ga mau juga.. .. tapi air putih masih mau… lagi demen minum aqua gelas….jam 17.00-an.. bumi pup lagi.. alhamdulillah udah ga diare… udah kembali ke bentuk asal…. akhirnya sekitar jam 18.00-an cuman mau kuah kimlo aja plus makan salak + lengkeng..

 21.08.05

pagi2 jalan lagi ke lapangan basket… hehehe… cuman mau makan 2 suap..udah gitu ga mau lagi…. minum air putih tetep jalan.. trus..jam 11-anbangun tidur.. surprise banget.. mau makan sampe 8 suap. lumayan banget niih… cuman sekarang ditambah “marah2″ mulu dan mulai susah alias hebohkali disuruh mandi…. sore2 cuman mau makan jelly aja.. ditawarin yoghurt dalam bentuk tube (biasanya suka niii).. ee… cuman ditowel dikiiit aja..udah gitu disorongin ke mulut mamanya….. ditawarin makan nasi lagi hehehe.. cuman 1 suap kali….. lebih milih makan rambutan….

semalaman.. tidurnya rada gelisah.. hehehe…. bolak balik bangun,..minta minum air putih trus teriak2 sambil. pegang2 idung…. akhirnya cuman dikasih transpulmin balsam aja.. trus ditaro saputangan yang ditetesin minyak telon –> ditaro deket2 bumi…..

 22.08.05

papabumi ga ke kantor…. yang ada bumi makin “menjadi2″… ya ga mau makannya.. trus ngambek2 mulu…. udah seminggu ini bumi ga mau dideketin sama pengasuhnya.. trus bumi mulai “galak” sama semua orang.. kalo ada yang ga berkenan or pengen sesuatu yang ga dipenuhi.. udah deh.. langsung jerat erit ga karuan.. trus.. kalo ada orang disekitarnya.. hehehe.. pasti dipukul sama bumi…..

ditawarin pizaa?… ee.. cuman dicolek dikit ujungnya… udah gitu dicuekin deh.. akhirnya jam 18.00-am tiduur…… malam sempat beberapa kali bangun…dikasih minum air putih trus dibalur pake transpulmin aja.. kaya-nya idungnya rada sedikit mampet niih…..pantesan kali yaa.. mungkinmulutnya pahit.. jadi makan apa2 ga mau.. 

23.08.05…

bumi ditinggal dirumah…..ngambeknya makin menjadi2… esmosi terusniih….pengennya nonton barney terus…… makan masih “gitu2″ aja…..

titik balik

24.08.05

pagi2 bumi jalan pagi sama enin…… pagi2 ngeliat melon canteloupe..hehehe.. minta dikupas.. trus kasih 1 potong besar.. hehehe.. abis setengahnya… udah gitu.. siang2 mau makan!!… hehehe… 8 suap…. trus minta melon lagi.. abis 1 potong besar…. sore2 sebelum magrib hehehe….mau makan lagi… sampe 12 suap…. alhamdulillah.. hehehe….. kalo marah2 + galak siih.. masih tetep…. cuman sekarang udah baekan sama pengasuhnya… hehehe…

yang amazing tadi pagi…. saya coba tawarin lagi yoghurt dalam tube (yang waktu hari minggu ditolak mentah2)…. ya ampuuuun…. abis dimakan euy.. 1 tube.. gimana mamanya ga girang cobaa…cuman.. begitu bangun tidur niih…langsung tunjuk2 TV sambil jerit2.. minta dipasangin barney!!……….

=========

hikmah yang saya ambil dari kejadian bumi ini…

Pertama,memang beberapa kali ada masanya anak susah makan.. mungkin ini dipacu darikondisi badan dia yang ga fit (dalam kasus bumi..mungkin gara2 idung-nya rada kesumbat…. mulut jadi pahit….) trus ditambah sama mood juga lagi jelek banget… jadi.. ya sutra-lah… bumi protes dengan cara ga maumakan.. (mungkin kalo makan.. malah mulutnya jadi pahit or mual).. jadi kalo masa mogok makannya berlangsung sampe < 2 minggu… kayaknya masih tergolong wajar.. apalagi dalam masa-masa itu masih ada “penyebab” susah makannya.. (bisa flu/tumbuh gigi/…. dalam kasus bumi.. ya gara2 idungtersumbat itu…)…

Kedua,..misalnya.. kalo anak menolak suatu jenis makanan pada suatu saat,.. janganlangsung di-cap anak pasti ga suka sama makanan itu.. tapi coba lagi beberapa waktu kemudian.. hal ini terbukti pada bumi… pas hari minggu kemaren.. dia ga mau makan yoghurt.. tapi.. tadi pagi…. malah cepetbanget ngabisinnya……

Ketiga,…soal demam + diare…. hehehe.. ini sih semua sps juga udah paham.. do not treat low grade fever… apalagi… kalo anaknya mau minum or tetepceria…. ..pasti ntar sembuh sendiri deh…hehehe………..

Keempat,..

Kaya-nya saya harus lebih tegas lagi deh ke bumi..maksudnya.. sekarang harus tega2an….. jangan karena bumi nangis dikit or jerat jerit gakaruan..kita langsung kasih yang dia mau… ini niih nanti yang bikin bumi manja…..mmhhh.. soal tentang kedisiplinan toddler… kaya-nya butuh bantuan banyak dari para sps.. terutama buat trik2nya menghadapi tantrum..hehehe….. musti tegas kaya’ bundanya si mamat niih…….apalagi sampe sekarang saya belom sukses suruh bumi sikat gigi… weleh2… masih banyak nih pe-er sayaa…

waduh.. panjang banget yaa…… mudah2an ada manfaat yang bisa diambil…mohon maaf banget buat yang ga berkenan..

Posted by mamabumi in 07:10:57 | Permalink | No Comments »